Senin, 17 Mei 2021 07:57 WIB
Penulis:Nila Ertina

PALEMBANG, WongKito.co - PT Telkom Indonesia, wilayah Sumatera Selatan menyediakan aplikasi asap digital atau kamera pengintai asap untuk perusahaan perkebunan sawit di daerah tersebut, sbeagai langkah untuk mengajak partisipasi mengantisipasi kebakaran hutan.
Penerapan aplikasi pendeteksi asap tersebut akan segera dilakukan oleh 29 perusahaan perkebunan yang telah menandantangi kontrak kerja sama dengan PT Telkom belum lama ini, di Palembang.
General Manager Telkom Sumsel, Mustakim Wahyudi mengatakan penerapan aplikasi tersebut menjadi langkah awal untuk mengantisipasi kebakaran lahan.
"Sebanyak 29 perusahaan perkebunan kelapa sawit telah menandai kontrak kerja sama dengan demikian otomatis komitmen mereka terhadap pencegahan kebakaran lahan perkebunan," kata dia.
Menjaga lingkungan tambah Mustakim menjadi kewajiban bersama pemerintah, perusahaan swasta dan masyarakat karena kebakaran hutan tentunya menjadi masalah besar yang menyebabkan kerusakan bukan hanya lahan tetapi juga menimbulkan banyak permasalahan lainnya.
Dengan memanfaatkan teknologi digital, dalam mencegah kebakaran berarti pihak yang telah bekerja sama berpartisipasi aktif sesuai instruksi Presiden, Joko Widodo melindungi lingkungan dari kerusakan parah.
Secara teknis aplikasi ini dihubungkan langsung di Command Center Polda Sumsel sehingga aparat bisa langsung melakukan tindakan saat terjadi kebakaran lahan perkebunan.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sumsel Irjen Pol. Eko Indra Heri mengatakan pihaknya mengapresiasi dan penghargaan yabg setinggi- tingginya pada perusahaan perkebunan sawit dan PT.Telkom serta Gapki untuk langkah mengantisipasi Karhutla.
Pengoperasian aplikasi digital ini, tentunya merupakan tindakan preventif untuk mengantisipasi kebakaran lahan, kata dia.
Kapolda berharap penggunaan aplikasi tersebut menjawab doa-doa semua lapisan masyarakat selama ini agar tidak terjadi kebakaran lahan lagi, yang sangat merugikan dan merusak lingkungan dan kesehatan.
"Kita terus berupaya dan berdoa agar kebakaran hutan dan lahan tidak lagi terjadi di Sumsel," ujar dia.(*)