Selasa, 10 Maret 2026 18:07 WIB
Penulis:Susilawati

PALEMBANG, WongKito.co - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan bersama lima perbankan di wilayah Sumatera Selatan menyelenggarakan layanan Kas Keliling Terpadu pada tanggal 9–12 Maret 2026 di Halaman Masjid Agung Palembang.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 di Provinsi Sumatera Selatan. SERAMBI 2026 merupakan rangkaian kegiatan layanan penukaran uang yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap uang Rupiah dalam pecahan yang sesuai, tepat waktu, dan dalam kondisi layak edar pada momentum bulan Ramadan dan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Dalam pelaksanaannya, BI Sumsel menyediakan 462 titik layanan penukaran uang di wilayah Palembang dan sekitarnya dengan total kuota mencapai 57.000 penukar.
Baca juga:
Pelaksanaan layanan Kas Keliling Terpadu ini disambut dengan antusias oleh masyarakat. Hal ini tercermin dari jumlah antrean yang mencapai lebih dari 1.000 penukar setiap harinya. Pecahan Rupiah yang paling diminati oleh masyarakat antara lain Rp1.000, Rp2.000, Rp5.000, Rp10.000, dan Rp20.000, dengan batas maksimal penukaran sebesar Rp5.300.000 per orang.
Layanan penukaran ini diperuntukkan bagi masyarakat yang telah melakukan pendaftaran melalui aplikasi PINTAR, yaitu platform yang disediakan oleh Bank Indonesia untuk memudahkan masyarakat melakukan pemesanan layanan penukaran uang secara tertib, aman, dan nyaman.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumsel, Bambang Pramono di Palembang, Selasa mengatakan, ntuk mendukung kelancaran transaksi masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri, Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan memastikan kecukupan persediaan uang kartal bagi masyarakat di wilayah Sumatera Selatan.
Tingginya kebutuhan uang Kartal pada periode Ramadan ini mencerminkan tetap kuatnya aktivitas ekonomi masyarakat, mengingat permintaan uang kartal merupakan salah satu indikator meningkatnya kegiatan ekonomi, khususnya pada periode Ramadan dan Idulfitri.
Dalam rangka memperluas akses layanan penukaran uang kepada masyarakat, kegiatan SERAMBI 2026 tidak hanya dilaksanakan di Halaman Masjid Agung Palembang. Selama periode Ramadan, BI Sumsel juga menyediakan layanan penukaran uang di berbagai lokasi strategis yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, antara lain pasar tradisional, pusat perbelanjaan modern (mall), rest area tol, stasiun kereta api, serta Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II.
Selain itu, layanan Kas Keliling juga disediakan di Pelabuhan Bom Baru untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik melalui jalur transportasi air.
Bank Indonesia juga berupaya menjangkau masyarakat di wilayah yang memiliki keterbatasan akses distribusi uang kartal melalui kegiatan Susur Sungai Musi, yang dilaksanakan bekerja sama dengan TNI AL Palembang. Kegiatan tersebut menjangkau enam desa di wilayah pesisir Sungai Musi, yaitu Desa Upang, Muara Talang, Makarti, Sungsang, Bunga Karang, dan Pulau Borang.
Melalui berbagai layanan tersebut, Bank Indonesia terus mendorong masyarakat untuk semakin mencintai dan menghargai Rupiah melalui kampanye Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah. Masyarakat juga diimbau untuk menerapkan prinsip 5J dalam memperlakukan uang Rupiah, yaitu Jangan dilipat, Jangan dicoret, Jangan distapler, Jangan diremas, dan Jangan dibasahi.
Selain itu, masyarakat diharapkan dapat melakukan penukaran uang Rupiah hanya di tempat resmi, seperti Bank Indonesia dan perbankan, guna menghindari potensi peredaran uang palsu. Bank Indonesia juga mengajak masyarakat untuk membelanjakan Rupiah secara bijak, yakni dengan berbelanja sesuai kebutuhan, bukan sekadar keinginan, khususnya dalam menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri 1447 Hijriah.