Kerajinan Papua Mendunia, MJEthnic Craft Indonesia Tembus Pasar 7 Negara

Selasa, 18 Agustus 2026 20:59 WIB

Penulis:Redaksi Daerah

Editor:Redaksi Daerah

UMKM Papua Tembus Pasar Global, PT MJEthnic Craft Indonesia Ekspor ke 7 Negara
UMKM Papua Tembus Pasar Global, PT MJEthnic Craft Indonesia Ekspor ke 7 Negara (BRI)

JAYAPURA - Papua merupakan salah satu daerah di Indonesia yang memiliki kekayaan budaya dan kerajinan tangan yang beragam. Setiap produk yang dihasilkan tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga mencerminkan keterampilan para pengrajin lokal yang diwariskan secara turun-temurun. Namun, potensi tersebut masih menghadapi tantangan karena belum seluruh karya mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

Melihat peluang itu, Sukma Ayu Mayangsari mulai merintis usaha di Jayapura pada 2022 melalui sebuah toko online sederhana. Berbekal keinginan untuk mengenalkan kerajinan khas Papua kepada masyarakat yang lebih luas, ia kemudian memasarkan berbagai karya yang dibuat oleh para pengrajin lokal.

Seiring waktu, usaha yang dirintisnya berkembang menjadi PT MJEthnic Craft Indonesia, yang kini menjadi distributor berbagai produk UMKM Nusantara sekaligus membuka jalan bagi karya-karya lokal untuk dikenal di pasar internasional.

BACA JUGA: HUT ke-81 RI, BRI Perluas Kontribusi untuk Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat

Pada awal perjalanannya, PT MJEthnic Craft Indonesia berfokus pada pemasaran kerajinan khas Papua. Meningkatnya kepercayaan pelanggan dan permintaan pasar membuat perusahaan terus berkembang hingga menghadirkan beragam produk UMKM dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari kerajinan tangan, produk fesyen, aksesori, hingga kuliner khas. 

Bagi Sukma, setiap produk yang dipasarkan membawa cerita tentang budaya dan kehidupan para pengrajin di baliknya. Karena itu, usahanya tidak hanya berupaya memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada dunia, tetapi juga menciptakan manfaat bagi masyarakat yang menggantungkan hidup dari karya mereka.

Berkat pelatihan ekspor BRI Peduli, PT MJEthnic Craft Indonesia dari Jayapura ekspor hasil kerajinan lokal Papua hingga tembus pasar internasional mulai dari Australia hingga Amerika Serikat

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pemberdayaan para pengrajin lokal, khususnya perempuan, serta menyisihkan 2,5 persen dari setiap hasil penjualan untuk membantu masyarakat yang kurang mampu di Papua. Baginya, sebuah usaha akan memiliki makna yang lebih besar ketika mampu tumbuh bersama masyarakat di sekitarnya.

Di tengah perkembangan usahanya, Sukma terus membekali diri agar mampu menghadapi tantangan pasar global. Salah satu langkah yang ditempuh adalah mengikuti Pelatihan Ekspor dari Peduli BRI sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas pelaku UMKM agar semakin siap memasuki pasar internasional.

"Pelatihan Ekspor BRI Peduli menambah ilmu dan wawasan saya tentang dunia ekspor. Selain itu, saya juga mendapat kesempatan menambah jejaring dengan teman-teman dari berbagai daerah di Indonesia," ujar Sukma.

Menurutnya, pelatihan tersebut tidak hanya memperkaya pengetahuan, tetapi juga membuka peluang yang lebih besar bagi pengembangan usahanya di pasar global.

Perjalanan yang dimulai dari tanah Papua tersebut, perlahan membuka jalan menuju pasar internasional. Saat ini, berbagai produk yang dipasarkan PT MJEthnic Craft Indonesia telah menjangkau Australia, Belanda, Uzbekistan, Italia, Malaysia, Inggris, hingga Amerika Serikat.

Bagi Sukma, dukungan yang diberikan BRI menjadi salah satu faktor penting yang mendorong pelaku UMKM untuk terus berkembang dan berani melangkah ke pasar internasional.

"Saya sangat mengapresiasi komitmen dan konsistensi BRI dalam mendampingi pelaku usaha lokal untuk naik kelas hingga menembus pasar internasional. BRI bukan hanya hadir sebagai lembaga keuangan, tetapi juga menjadi mitra sociopreneur di Indonesia. Terima kasih BRI sudah memberikan dukungan nyata dan berdampak bagi UMKM lokal. Sesuai motto kami, Small Business, Big Impact," tutup Sukma.

Saat ini, berbagai produk yang dipasarkan PT MJEthnic Craft Indonesia telah menjangkau Australia, Belanda, Uzbekistan, Italia, Malaysia, Inggris, hingga Amerika Serikat.

Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan bahwa BRI melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli secara konsisten menghadirkan berbagai program pemberdayaan untuk mendorong UMKM naik kelas, termasuk melalui Program Pelatihan Ekspor. Melalui program ini, pelaku UMKM dibekali pemahaman mengenai proses ekspor agar mampu mengembangkan usahanya dan meningkatkan daya saing di pasar internasional.

Program pelatihan tersebut mencakup berbagai materi, seperti strategi ekspor, regulasi perdagangan internasional, penyusunan dokumen ekspor, riset pasar global, hingga pengemasan dan branding produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar internasional.

"Kisah Sukma Ayu Mayangsari dengan usaha PT MJEthnic Craft Indonesia menjadi salah satu contoh bahwa ketika semangat pelaku UMKM bertemu dengan akses pembelajaran yang tepat, peluang untuk tumbuh dan menjangkau pasar internasional semakin terbuka," tegas Dhanny.

Tulisan ini telah tayang di makassarinsight.com oleh Redaksi pada 18 Agt 2026