Masih Tinggi: 2.945 Kejadian Laka Lantas Selama Mudik Lebaran

Rabu, 04 Mei 2022 21:48 WIB

Penulis:Nila Ertina

Ilustratsi Kemacetan Lantas (TrenAsia)

JAKARTA - Meskipun tercatat penurunan kecelakaan lalu lintas (laka lantas) selama arus mudik lebaran 1443H , 1% menjadi 2.945 kejadian, yang terdiri dari 51 kejadian kecelakaan di jalan tol dan 2.894 di jalan non-tol.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo menyatakan sejalan dengan tren penurunan laka lantas tersebut, korban kecelakaan lalu lintas korban meninggal dunia dan luka ringan juga mengalami penurunan. 

Menurut Dedi, untuk mencegah terjadinya kecelakaan, Dedi menyampaikan imbauan Korlantas Polri yang mengingatkan seluruh masyarakat yang akan balik mudik untuk menghindari puncak arus balik yang diperkirakan terjadi pada tanggal 6,7,8 Mei 2022 mendatang.

"Karena itu, bisa dipertimbangkan oleh warga setelah silaturahmi dengan keluarga, bisa dimanfaatkan waktu pulang lebih awal. Kalau memang waktunya cukup bagi yang cuti, bisa pulang setelah tanggal 9 Mei," kat Dedi dalam website resmi dikutip Rabu, 4 Mei 2022.

Baca juga: 

Ditambahkan, dalam menghadapi puncak arus balik, Polri juga telah menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengurangi potensi kepadatan, yakni one way dan contraflow. Adapun pelaksanaan skema itu saat arus balik, yaitu Jumat 6 Mei 2022

Mulai pukul 14.00 WIB sampai 24.00 WIB dari Gerbang Tol Kalikangkung Km 414 sampai KM 47 Tol Cikampek, diteruskan contraflow sampai dengan KM 28.500.- Sabtu 7 Mei 2022

Mulai pukul 07.00 WIB sampai 24.00 WIB dari Gerbang Tol Kalikangkung KM 414 sampai KM 3.500 Gerbang Tol Halim.- Minggu 8 Mei 2022

Mulai pukul 07.00 WIB sampai dengan hari Senin, 9 Mei 2022 pukul 03.00 WIB dari Gerbang Tol Kalikangkung KM 414 sampai KM 3.500 Gerbang Tol Halim.

Tulisan ini telah tayang di www.trenasia.com oleh Yosi Winosa pada 04 May 2022