Sejak Maret Penjualan Properti Turun 50 Persen

Rabu, 10 Juni 2020 02:08 WIB

Penulis:Nila Ertina

Properti
Properti

PALEMBANG, WongKito.co - Sejak Maret atau selama ditetapkannya tanggapan darurat pandemi COVID-19 penjualan properti di Sumatera Selatan menurun hingga 50 persen.

Ketua Dewan Perwakilan Daerah Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (DPD AREBI) Sumsel, Endang Wasiati Wierono, mengatakan penurunan penjualan properti tersebut sangat dipengaruhi penghentian operasional transportasi udara.

"Sebagian besar pembeli rumah dan properti lain di Sumsel khususnya Palembang berasal dari luar kota, karena itu ketika terjadi penghentian aktivitas transportasi udara berdampak langsung pada berkurangnya nilai transaksi," kata dia, di Palembang, Selasa (9/6).

Dia menjelaskan, kebijakan pemerintah menerapkan normal baru tentu menjadi harapan pihaknya untuk kembali meningkatkan penjualan properti di Sumsel.

"Mudah-mudahan dengan kembalinya beroperasi bandara akan langsung berdampak tumbuhnya bisnis properti," ujar dia.

Sementara Muhammad (38) warga Palembang mengaku terpaksa menunda pembelian satu unit rumah sederhana.Belum jelasnya akhir pandemi ini tentu menjadi alasan menunda transaksi.

Padahal dia mengakui, pihaknya telah sepakat untuk membayar rumah di kawasan perumahan di kota pempek.

"Untungnya, broker memaklumi penundaan transaksi tersebut," kata dia.(nertina)