Australia Peringati Gugurnya Perawat Vyner Brooke di Bangka

Sabtu, 21 Februari 2026 13:35 WIB

Penulis:Redaksi Wongkito

Editor:Redaksi Wongkito

Screenshot (103).png
Mereka yang hadir memakai seragam militer dan perawat Australia. (ist/Kedubes Australia)

BANGKA BARAT, WongKito.co - Upacara peringatan mengenang para perawat Australia yang gugur dalam tragedi Perang Dunia II di Pulau Bangka kembali digelar di Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin (16/02/26).

Pelaksanaannya bertempat di Tugu Kenangan Para Perawat Vyner Brooke yang berada di kawasan Pantai Tanjung Kalian, Bangka Barat. Acara dihadiri langsung keluarga mendiang perawat Australia, perwakilan pemerintah daerah, perwakilan Kedutaan Besar Australia, masyarakat dan perawat lokal Pulau Bangka.

Pada 16 Februari 1942, sebuah kapal yang membawa tentara Inggris yang terluka dan perawat Australia yang melarikan diri dari Singapura ditenggelamkan oleh pasukan Jepang di dekat Pulau Bangka. Para korban selamat dibawa ke Pantai Radji, tempat dimana 50 tentara Inggris dieksekusi. Sebanyak 22 perawat Australia kemudian diperintahkan untuk berjalan ke laut di mana mereka ditembak dari pantai. Hanya satu perawat, Vivian Bullwinkel, yang selamat.

“Australia mengenang para perawat, militer, dan warga sipil yang gugur di Pantai Radji dan mengakui keberanian mereka yang luar biasa,” kata Kuasa Usaha Australia untuk Indonesia, Gita Kamath, dikutip dari keterangan resmi Kedutaan Besar Australia, Sabtu (21/02/2026).

Perwakilan pemerintah Australia juga menyampaikan penghormatannya kepada diplomat Australia Vivian Gordon Bowden, yang gugur pada 17 Februari 1942 di Mentok saat berusaha mengungsi ke Australia. Bowden adalah satu-satunya diplomat Australia yang gugur dalam Perang Dunia II.

Penghargaan Pendidikan Vivian Gordon Bowden menghormati kenangan Bowden, dan diberikan kepada dua mahasiswa dari Universitas Bangka Belitung (UBB) setiap tahunnya, untuk membantu biaya kuliah dan biaya hidup mereka. Penghargaan tahun 2026 diberikan kepada Yoza Bayu Pratama dan Allini Agustina.

“Penghargaan Pendidikan Vivian Gordon Bowden adalah penghormatan yang layak untuk kehidupan dan warisannya, dan kontribusi untuk pendidikan para pemimpin masa depan Pulau Bangka,” kata Kuasa Usaha Kamath.

Perawat Lokal Turut Diundang

Acara peringatan dihadiri keluarga mendiang perawat Australia. (ist/Kedubes Australia)

Salah satu perawat di RSUD Sejiran Setason, Kecamatan Mentok, Ratna Dewi mengatakan, para perawat seperti dirinya menerima sebaran undangan di grup WA terkait agenda peringatan. Dalam undangan, diberitahukan agar perawat yang bersedia hadir untuk berkumpul pukul 09.00 WIB pada hari tersebut atau langsung menuju monumen peringatan di depan mercusuar Tanjung Kalian. “Saya menerima undangan itu di grup PPNI kami,” ujar Ratna kepada wongkito.co, Sabtu (21/02/2026).

Selama ini Ratna mengaku belum pernah ikut acaranya karena bersamaan dengan jadwal tugas jaga. Namun, beberapa teman sudah pernah hadir. Biasanya, perawat lokal diminta untuk memakai seragam baju merah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI).

Acara ini merupakan agenda rutin tahunan dalam upacara peringatan perawat Australia yang gugur dalam peristiwa Perang Dunia II tahun 1942 di Pulau Bangka. Mereka yang hadir pada tahun ini melaksanakan ibadah doa bersama dan meletakan karangan bunga. Sebagian mengenang dengan memakai seragam militer dan perawat Australia. 

Dilansir dari laman Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bangka Barat, Wisata Pantai Tanjung Kalian selain menyajikan keindahan pantainya juga menyimpan sejarah besar, menjadi destinasi wisata sejarah penting di Bangka Belitung hingga menarik pengunjung internasional setiap tahunnya. Dilaporkan bahwa upacara peringatan tahun ini berjalan dengan khidmat, tertib, dan kondusif.

Tugu Kenangan Dekat Mercusuar

Tugu Kenangan Para Perawat Vyner Brooke di Mentok, Bangka. (wongkito.co/yuliasavitri)

Di luar hari peringatannya, terpantau Tugu Kenangan Para Perawat Vyner Brooke menjadi destinasi wisata gratis bagi warga setempat maupun pengunjung Pulau Bangka. Tugu tersebut terletak di Tanjung Kalian, tepat di depan mercusuar. Dari lokasi tugu, serpihan bangkai kapal masih dapat terlihat di bibir pantai.

Pembangunan tugu didedikasikan pada 2 Maret 1993. Peringatan ini menggabungkan batu dari kamp perempuan yang diduduki perawat Angkatan Darat Australia. Plakat perunggunya mencatatkan nama-nama semua 65 perawat yang berada di kapal Vyner Brooke. Dari 65 orang itu, hanya 24 yang selamat dan kembali ke Australia, setelah lebih dari tiga setengah tahun di penangkaran Jepang.

Komplek tugu juga menyajikan foto dan teks sejarah dari tragedi Perang Dunia II di Pulau Bangka tersebut. Semua foto dan teks diberikan sumber jelas sehingga dapat diketahui masyarakat luas. (yulia savitri)