Gadai Emas di Palembang Naik Tajam Efek Harga Reli

Kamis, 29 Januari 2026 22:01 WIB

Penulis:adminpalembang

Editor:adminpalembang

WhatsApp Image 2026-01-29 at 16.31.44.jpeg
Gadai Emas di Palembang Naik Tajam Efek Harga Reli (Dok Pegadaian Kanwil Palembang)

WongKito.co- PT Pegadaian Kanwil III Sumbagsel mengawali tahun 2026 dengan performa impresif. Berdasarkan data internal per 28 Januari 2026, Kantor Wilayah (Kanwil) III Sumbagsel berhasil mencatatkan pertumbuhan pinjaman (Outstanding Loan/OSL) tertinggi dibandingkan kantor wilayah lainnya di seluruh Indonesia, dengan angka pertumbuhan mencapai 7,40% (Year to Date/YtD).

Kenaikan harga emas dunia yang berdampak pada harga emas domestik menjadi katalis utama masyarakat untuk memanfaatkan layanan gadai. 
Dengan naiknya harga emas, nilai taksiran atas barang jaminan emas milik nasabah menjadi lebih tinggi.

Sehingga masyarakat bisa mendapatkan pinjaman yang lebih besar untuk memenuhi kebutuhan modal usaha maupun kebutuhan mendesak lainnya.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil III Sumbagsel, Novryandi, menjelaskan bahwa fenomena kenaikan harga emas ini disambut positif oleh masyarakat di Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu, Bangka Belitung, dan Lampung.

Baca Juga :

"Kenaikan harga emas dalam sebulan terakhir menjadi momentum bagi nasabah. Data kami menunjukkan per 28 Januari 2026, OSL Gross Gadai di Kanwil Sumbagsel mencapai Rp4,91 triliun,” ujar Novryandi. 

Pertumbuhan sebesar 7,40% ini adalah yang tertinggi secara nasional, menandakan bahwa masyarakat sangat responsif terhadap pergerakan harga emas untuk mengoptimalkan likuiditas keuangan mereka melalui Pegadaian.

Novryandi merinci bahwa pertumbuhan ini merata di seluruh area di bawah naungannya.  Area Palembang memimpin dengan pertumbuhan 7,73% (YtD), disusul Area Jambi sebesar 7,34%, dan Area Lampung sebesar 6,90%. 
Secara harian (Day to Day), volume pinjaman di wilayah Sumbagsel bahkan terus bertambah rata-rata Rp18 miliar hingga Rp28 miliar per hari dalam minggu terakhir Januari.

"Kami melihat masyarakat semakin cerdas. Saat harga emas naik, mereka tidak terburu-buru menjual asetnya, melainkan memilih opsi gadai,” jelasnya. 

Baca Juga :

Dengan menggadaikan emas, aset tetap dimiliki, namun kebutuhan dana segar tetap terpenuhi. 

“Keuntungan lain adalah prosesnya kini jauh lebih mudah dan bisa dilakukan dari rumah," tambah Novryandi.

Bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan momentum kenaikan harga emas ini namun tidak sempat datang ke outlet, Novryandi mengajak nasabah untuk menggunakan aplikasi terbaru, Tring! by Pegadaian.

Aplikasi Tring! adalah "wajah baru" dari layanan digital Pegadaian yang dirancang lebih simpel dan lengkap. 

"Aplikasi Tring! ini kami buat agar layanan Pegadaian bisa dinikmati oleh siapa saja, di mana saja, tanpa ribet. Cukup daftar pakai KTP dan foto selfie, layanan keuangan kami langsung ada di genggaman Anda,” ujarnya.

Masyarakat dapat mengunduh aplikasi Tring! by Pegadaian secara gratis melalui Google Play Store maupun App Store.