Senin, 25 Mei 2026 12:55 WIB
Penulis:Susilawati

Nampak antrian pembelian logam mulia ANTAM di sebuah pusat perbelanjaan kawasan Tangerang Selatan, Sabtu 19 Juni 2021. Anjloknya harga emas selama sepekan membuat masyarakat berlomba untuk membeli. Foto : Panji Asmoro/TrenAsia
JAKARTA, — Harga emas batangan di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang (ANTM) naik Rp30.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.773.000 menjadi Rp2.803.000, Senin, 25 Mei 2026.
Adapun harga buyback oleh Logam Mulia naik lebih tinggi, sebesar Rp35.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.577.000 menjadi Rp2.612.000. Dengan demikian, selisih antara harga emas dan harga buyback hari ini adalah Rp191.000 per gram.
Berikut daftar harga emas Antam hari ini, Senin, 25 Mei 2026.
| Ukuran | Harga |
|---|---|
| 0,5 gram | Rp1.451.500 |
| 1 gram | Rp2.803.000 |
| 2 gram | Rp5.556.000 |
| 3 gram | Rp8.309.000 |
| 5 gram | Rp13.890.000 |
| 10 gram | Rp27.735.000 |
| 25 gram | Rp69.212.000 |
| 50 gram | Rp138.345.000 |
| 100 gram | Rp276.612.000 |
| 250 gram | Rp691.265.000 |
| 500 gram | Rp1.382.320.000 |
| 1.000 gram | Rp2.764.600.000 |
Sumber: Logam Mulia, 25 Mei 2026
Buyback Naik Lebih Besar, Spread Menyempit ke Rp191.000
Ini yang perlu dicatat hari ini. Harga jual naik Rp30.000, tapi buyback naik Rp35.000 — selisih Rp5.000 yang langsung menyempitkan spread ke Rp191.000 dari Rp196.000 kemarin.
Spread Rp191.000 adalah yang tersempit dalam sepekan terakhir dan memberi ruang lebih baik bagi siapa pun yang ingin menjual emas hari ini. Dari harga beli sekarang, break-even tercapai setelah kenaikan sekitar 6,8% — sedikit lebih ringan dari rata-rata dua pekan terakhir.
Kembali Tembus Rp2,8 Juta Setelah Sempat Melorot
Harga Rp2.803.000 hari ini merupakan level tertinggi sejak Kamis, 21 Mei 2026. Selama empat hari terakhir, emas Antam sempat melorot ke Rp2.773.000 pada Sabtu, 24 Mei 2026 sebelum kembali menguat hari ini.
Dari titik terendah Mei di Rp2.760.000 pada 5 Mei 2026, pemulihan kini mencapai Rp43.000 per gram. Tapi jarak ke puncak Mei di Rp2.859.000 pada 12 Mei 2026 masih Rp56.000 — sekitar 2% lagi yang perlu ditempuh sebelum harga menyamai rekor bulan ini.
Dolar Melemah dan Sentimen Global Mendukung
Penguatan emas awal pekan ini sejalan dengan pelemahan dolar AS yang berlanjut setelah data ekonomi AS akhir pekan lalu lebih lemah dari ekspektasi. Pasar semakin memperkirakan The Fed akan memangkas suku bunga pada pertemuan September 2026, yang secara historis menjadi katalis positif bagi emas.
Di sisi domestik, stabilisasi rupiah di kisaran Rp16.800 per dolar AS turut meredam tekanan konversi harga emas dari dolar ke rupiah. Jika dua faktor ini bertahan sepanjang pekan, harga emas Antam berpeluang menguji kembali level Rp2.830.000 hingga Rp2.860.000 dalam beberapa hari ke depan.
Tulisan ini telah tayang di www.trenasia.id oleh Chrisna Chanis Cara pada 25 May 2026