Harga Emas Antam Turun Hari Ini 2 Juni 2026, Cek Rinciannya

Selasa, 02 Juni 2026 12:14 WIB

Penulis:Susilawati

Ilustrasi Harga Emas-5.jpg
Karyawati menunjukkan emas batangan 24 Karat di Galeri 24 Pegadaian, Jakarta, Selasa, 13 September 2022. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia (trenasia.com)

JAKARTA,  — Harga emas batangan di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang (ANTM) turun Rp25.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.799.000 menjadi Rp2.774.000, Selasa, 2 Juni 2026.

Adapun harga buyback oleh Logam Mulia juga turun Rp25.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.609.000 menjadi Rp2.584.000. Dengan demikian, selisih antara harga emas dan harga buyback hari ini adalah Rp190.000 per gram.

Berikut daftar harga emas Antam hari ini, Selasa, 2 Juni 2026.

UkuranHarga
0,5 gramRp1.437.000
1 gramRp2.774.000
2 gramRp5.498.000
3 gramRp8.222.000
5 gramRp13.645.000
10 gramRp27.235.000
25 gramRp67.937.000
50 gramRp135.795.000
100 gramRp271.512.000
250 gramRp678.265.000
500 gramRp1.356.320.000
1.000 gramRp2.712.600.000

Sumber: Logam Mulia, 2 Juni 2026

Insight TrenAsia

Spread Tetap di Rp190.000, Level Terbaik dalam Dua Bulan

Meski harga jual dan buyback sama-sama turun Rp25.000, spread tidak melebar dan tetap di Rp190.000 — level yang pertama kali muncul sejak Sabtu, 30 Mei 2026 dan bertahan empat hari berturut. 

Spread Rp190.000 adalah yang tersempit sejak pertengahan April 2026. Bagi pemegang emas yang ingin menjual, posisi hari ini masih tergolong baik meski harga jual turun. Dari harga beli sekarang, break-even tercapai setelah kenaikan sekitar 6,8%.

Harga Kembali ke Level Akhir Mei, Tiga Hari Stabil Terhapus

Harga Rp2.774.000 adalah angka yang sama persis dengan penutupan Jumat, 29 Mei 2026. Artinya, kestabilan harga di Rp2.799.000 selama tiga hari berturut dari Sabtu, 30 Mei hingga Senin, 1 Juni 2026 langsung terhapus dalam satu hari. 

Pola ini mencerminkan pasar yang belum punya keyakinan cukup untuk bertahan di atas level Rp2.800.000. Dari puncak Mei di Rp2.859.000 pada 12 Mei 2026, jarak kini kembali melebar ke Rp85.000 per gram.

Data PMI dan NFP AS Jadi Penentu Arah Pekan Ini

Koreksi hari ini sejalan dengan penguatan dolar AS setelah data PMI manufaktur AS yang dirilis Senin malam lebih kuat dari ekspektasi, mengurangi peluang pemangkasan suku bunga The Fed dalam waktu dekat. Pekan ini masih padat dengan rilis data penting — laporan ketenagakerjaan ADP pada Rabu dan Non-Farm Payroll (NFP) pada Jumat. 

Jika data tenaga kerja AS mengecewakan pasar, ekspektasi pemangkasan suku bunga September 2026 akan kembali menguat dan memberi ruang bagi emas Antam untuk rebound ke kisaran Rp2.800.000 hingga Rp2.820.000. Sebaliknya, data yang solid akan memperpanjang tekanan di bawah Rp2.780.000.

Tulisan ini telah tayang di www.trenasia.id oleh Chrisna Chanis Cara pada 02 Jun 2026