Selasa, 01 Juni 2021 19:50 WIB
Penulis:Amalia

BANYUASIN, WongKito.co - Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) yakin mampu menjadi penyangga ketahanan pangan nasional. Apalagi, hal itu didukung inovasi yang dilakukan petani khususnya yang ada di Desa Telang Jaya.
Diketahui, salah warga desa tersebut mampu menangkar benih secara mandiri yang sesuai standarisasi pertanian. Upayanya tersebut mendapat apresiasi dari Gubernur Sumsel Herman Deru, terutama setelah lahan penangkaran benih tersebut dapat menghasilkan panen.
Apresiasi disampaikan gubernur pada acara Panen Raya ip 200 di lokasi lahan penangkaran benih Kelompok Tani Sri Rezeki, Selasa (1/6). Lokasinya bertempat di Desa Telang Jaya Telang, Kecamatan Muara Telang, Kabupaten Banyuasin seluas 20 hektar.
“Masyarakat Banyuasin terutama Haji Ali dan kelompok taninya telah berhasil panen dari penangkaran dan sudah masuk e-katalog. Artinya sudah bersertifikasi dan sudah dapat dijadikan acuan bagi masyarakat dalam hal mengelola pertanian, yaitu dalam hal panen padi," ucapnya.
Deru mengutarakan, dengan berbagai masalah dalam hal produktivitas pertanian, serta kondisi tanah dan kualitas, menyebabkan harga jual dan kualitas di setiap daerah berbeda. Dengan konsep food estate yang melibatkan stakeholder terkait dan peduli pertanian di Sumsel akan dapat menyeragamkan kualitas dan harga.
"Semua program irigasi dan pompanisasi harus tetap dijalankan dan kita perhitungkan losis panen. Kita tahu pengadaan pupuk 24 juta ton tidak mencukupi. Maka saya minta ke Kementan agar diberikan subsidi terkait harga guna membantu para petani,” ujarnya. (tri)