Jumat, 09 Juli 2021 15:19 WIB
Penulis:Nila Ertina

JAKARTA, WongKito.co - Penyebaran pandemi COVID-19 akhir-akhir ini semakin sulit untuk dikendalikan, pemerintah pun telah menerapkan PPKM darurat di Pulau Jawa dan Bali. Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas meminta umat beragama untuk sementara menjalankan aktivitasnya di rumah.
"Rumah ibadah pada zona PPKM darurat serta zona merah dan oranye di luar PPKM darurat ditutup sementara karena kegiatannya yang berpotensi menimbulkan kerumunan," kata Menteri Yaqut dalam siaran pers yang diterima, Jumat (9/7/2021)
Ia mengungkapkan angka kasus harian positif COVID-19 masih terus meningkat. Untuk sementara, mari kurangi mobilitas, bersabar tetap di rumah.
"Kita beraktivitas dan beribadah dari rumah saja," ujar dia.
Menag mengatakan, rumah ibadah pada zona PPKM darurat, serta zona merah dan oranye di luar PPKM darurat agar ditutup sementara. Kegiatan peribadatan di rumah ibadah yang berada di Zona PPKM Darurat, serta zona merah dan oranye di luar PPKM darurat yang berpotensi menimbulkan kerumunan juga sementara ditiadakan.
"Untuk umat Islam, selama pemberlakuan PPKM darurat, pengurus masjid atau musala yang berada di zona PPKM darurat, serta zona merah dan oranye di luar PPKM, tetap dapat mengumandangkan azan sebagai penanda waktu masuk salat. Hal yang sama bisa dilakukan pengurus rumah ibadah lainnya," kata Gus Yaqut, sapaan akrab Menag.
"Mari bekerja dari rumah dan beribadah dari rumah. Membatasi mobilitas keluar rumah menjadi bagian ikhtiar bersama memutus mata rantai penyebaran COVID-19," tegasnya lagi.
Pemerintah sejak 3 sampai 20 Juli 2021 menerapkan PPKM darurat. Menag mengajak masyarakat memanfaatkan momentum PPKM darurat ini untuk memperkuat religiusitas dengan beribadah bersama keluarga inti di rumah.
“Mari jadikan rumah-rumah kita sebagai surga, tempat yang nyaman untuk berbagi rasa sekaligus menjadi media pendidikan jiwa yang efektif untuk generasi yang berkualitas dan berkarakter,” ujarnya.
“Mari, dari rumah masing-masing, kita berdoa dan memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan sepenuh hati, semoga pandemi ini segera berakhir dan kehidupan kembali berjalan normal. Aaminn,” harapnya.(*)