Sambut Lebaran, JNE Palembang Optimalkan Layanan dan Promo Ongkir

Rabu, 11 Maret 2026 11:07 WIB

Penulis:Nila Ertina

Departeman Customer Service JNE Palembang, Mayendra
Departeman Customer Service JNE Palembang, Mayendra (Foto Istimewa)

PALEMBANG, WongKito.co – Menyambut Hari Raya Idulfitri, JNE Cabang Palembang mengoptimalkan layanan jasa pengiriman di tengah peningkatan signifikan. Kekinian volume kiriman tercatat naik sekitar 30-35 persen dibandingkan hari biasa.

Departeman Customer Service JNE Palembang, Mayendra, mengatakan bahwa setiap momen peak season seperti ini, termasuk lebaran, selalu diikuti lonjakan baik pada barang masuk (inbound) maupun barang keluar (outbound)

“Saat ini kenaikannya sekitar 30 – 35 persen dari sebelumnya,” ujar Mayendra, dibincangi Selasa (10/3/026).
 

Baca Juga:

Ia menjelaskan, barang inbound merupakan kiriman dari luar daerah yang masuk ke Palembang, sedangkan outbound adalah kiriman dari Palembang ke berbagai daerah di luar kota.

Untuk kiriman outbound, jenis barang yang paling banyak dikirim menjelang lebaran didominasi makanan khas Palembang. Produk seperti pempek, kerupuk, dan berbagai olahan khas lainnya menjadi pilihan masyarakat untuk dibagikan kepada keluarga di luar daerah.

“Kalau menjelang lebaran seperti ini, kiriman makanan khas mendominasi," kata dia.

Dia menambahkan selain kiriman perorangan, JNE Palembang juga masih dipercaya sejumlah brand dan pelaku usaha untuk membantu mendistribusikan produk mereka selama momen lebaran.

Sementara itu, untuk kiriman inbound atau barang yang masuk ke Palembang, didominasi oleh produk fashion, seperti pakaian, skincare, spare part, hingga makanan. Tingginya kebutuhan masyarakat menjelang lebaran turut mendorong peningkatan kiriman tersebut.

Kirim Pempek dapat Diskon

Menariknya, JNE Palembang juga menghadirkan promo ongkos kirim (ongkir) khusus pengiriman makanan khas Palembang. Promo diskon hingga 30 persen untuk layanan reguler ini berlaku pada 9 hingga 15 Ramadan dan difokuskan untuk wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi).

“Promo ini khusus untuk makanan khas Palembang dengan tujuan wilayah Jabodetabek. Tujuannya untuk meng-cover kiriman makanan yang mudah basi agar tetap terjaga kualitasnya,” ungkap Mayendra.

Terkait strategi menghadapi lonjakan pengiriman, Mayendra menjelaskan bahwa manajemen telah melakukan persiapan jauh hari sebelum peak season. Persiapan tersebut meliputi penambahan karyawan, penambahan person in charge (PIC), serta penambahan armada operasional, baik untuk wilayah kota palembang maupun distribusi ke kabupaten sekitar.

“Manajemen secara nasional sudah melakukan diskusi dan persiapan. Kita menambah SDM dan armada agar seluruh kiriman tetap bisa ter-cover dengan baik,” katanya.

Lebih lanjut, Mayendra juga menyampaikan filosofi bisnis yang selalu dipegang teguh oleh manajemen JNE. Ia mengatakan, sesuai dengan pesan dari CEO JNE, tujuan utama dalam menjalankan bisnis bukan semata-mata mengejar keuntungan.

“Dalam bisnis JNE ini, seperti yang disampaikan CEO kami, tujuan awalnya adalah mencari keberkahan. Kalau sudah berkah, maka keuntungan itu akan selalu ada,” tuturnya.

Baca Juga:

Menurutnya, prinsip tersebut menjadi landasan JNE dalam memberikan pelayanan terbaik dan menjaga kepercayaan pelanggan, terutama di momen penting seperti lebaran.

Mengenai batas akhir pengiriman menjelang lebaran, JNE memastikan tetap menerima kiriman hingga H-1 lebaran. Namun, untuk pengiriman mendekati hari raya, biasanya tersedia layanan khusus, seperti super speed atau layanan prioritas, menyesuaikan dengan kondisi operasional di lapangan.

Dengan berbagai persiapan tersebut, JNE Palembang optimistis tetap mampu memberikan layanan prima kepada masyarakat selama periode lebaran sekaligus menjaga kepercayaan pelanggan di tengah tingginya volume pengiriman.(Magang/Luthfiah Revalina)