Simak 7 Tips Mencegah Vertigo Saat Puasa

Minggu, 08 Februari 2026 13:22 WIB

Penulis:Susilawati

Seorang wanita tengah sakit kepala atau vertigo.
Seorang wanita tengah sakit kepala atau vertigo. (freepik.com/jcomp)

JAKARTA,  – Vertigo adalah kondisi yang menyebabkan seseorang merasa pusing disertai sensasi seolah lingkungan di sekitarnya bergerak, melayang, atau berputar. Keadaan ini sering kali membuat penderitanya mengalami gangguan keseimbangan, sehingga aktivitas sederhana seperti berdiri atau berjalan menjadi sulit dilakukan.

Selain itu, penderita vertigo juga akan merasakan kepalanya terasa sakit, rasa pusing, dan mual hingga ingin muntah. Dilansir dari keslan.kemkes.go.id, perlu diketahui bahwa vertigo bukan termasuk penyakit kronis maupun kondisi yang berbahaya.

Kondisi ini biasanya dialami oleh siapa saja, terutama pada kelompok usia dewasa. Gejalanya dapat muncul secara mendadak maupun berlangsung dalam periode waktu yang cukup lama. Nah, saat puasa, bagi penderita vertigo perubahan pola makan selama puasa kerap menimbulkan kekhawatiran tersendiri. Bahkan, rasa pusing ini mengganggu aktivitas harian. Lantas, bagaimana cara mencegahnya?

Baca juga:

Tips Mencegah Vertigo Kambuh Saat Puasa

Dilansir dari Rumah Sakit Lira Medika dan Rukita, berikut cara mencegah vertigo kambuh:

1. Jaga Asupan Gizi Saat Sahur

Salah satu upaya menjaga kebugaran tubuh selama puasa adalah dengan menjaga dan mengontrol asupan makanan saat sahur. Pastikan tubuh mendapatkan nutrisi dan gizi yang cukup agar tetap berfungsi dengan baik.

Oleh karena itu, bagi penderita vertigo, dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang kaya akan karbohidrat kompleks dan serat ketika sahur. Kedua zat gizi ini dicerna lebih lambat sehingga dapat memberikan rasa kenyang lebih lama dan membantu menjaga energi selama berpuasa.

2. Penuhi Kebutuhan Cairan Tubuh

Meski sedang menjalankan ibadah puasa, kebutuhan cairan tubuh tetap harus terpenuhi untuk mencegah dehidrasi yang bisa memicu vertigo. Pada umumnya, tubuh manusia memerlukan sekitar 2 liter cairan per hari atau setara dengan 8 gelas air.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, sebaiknya atur waktu dan jumlah minum saat sahur dan berbuka. Asupan cairan dapat dibagi, misalnya dengan mengonsumsi 2 gelas saat sahur, 4 gelas saat berbuka dan 2 gelas sebelum tidur.

Selain minum air putih, konsumsi makanan berkuah serta buah-buahan yang memiliki kandungan air tinggi juga dapat membantu mencegah dehidrasi selama berpuasa.

3. Kembalikan Energi dengan Makanan Saat Berbuka Puasa

Saat berbuka puasa, penting untuk segera memulihkan energi yang terkuras sepanjang hari. Salah satu caranya adalah dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan protein.

Asupan protein berperan dalam membantu mengembalikan tenaga serta dapat mengurangi risiko kambuhnya gejala vertigo setelah berbuka.

4. Cukupi Kebutuhan Gula dalam Tubuh

Cukupi kebutuhan gula dalam tubuh. (freepik.com/jcomp)

Kadar gula darah dalam tubuh cenderung menurun ketika berpuasa. Hal ini disebabkan oleh tidak adanya asupan makanan yang mengandung gula yang masuk ke dalam tubuh selama waktu berpuasa.

Oleh karena itu, penting untuk mengonsumsi makanan yang mengandung gula saat sahur dan berbuka puasa. Tujuannya adalah agar tubuh tidak mengalami kekurangan gula dalam waktu lama, yang berpotensi memicu munculnya vertigo.

Salah satu makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi saat sahur dan berbuka adalah buah kurma. Buah ini mengandung berbagai nutrisi penting seperti zat besi, serat, protein, kalsium, serta gula alami yang bermanfaat bagi tubuh.

5. Jaga Pola Tidur

Pola tidur memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, terutama saat menjalani ibadah puasa. Pada orang dewasa, waktu tidur ideal berkisar antara 6 hingga 8 jam per hari untuk membantu proses pemulihan tubuh.

Kurangnya waktu tidur dapat berdampak pada menurunnya daya tahan tubuh serta meningkatkan risiko munculnya vertigo.

6. Hindari Perubahan Posisi Mendadak

 

Bangkit dari tidur atau duduk sebaiknya dilakukan secara perlahan untuk mencegah hipotensi ortostatik yang bisa menyebabkan pusing. Selain itu, hindari langsung berdiri setelah sujud dalam salat dan berikan jeda beberapa detik agar tubuh dapat menyesuaikan diri.

7. Kelola Stres dan Hindari Aktivitas Berat

Stres dapat memperparah kondisi vertigo, jadi lakukan teknik relaksasi seperti pernapasan dalam atau meditasi. Selain itu, hindari aktivitas fisik berat saat berpuasa karena dapat menyebabkan kelelahan berlebihan.

Tulisan ini telah tayang di www.trenasia.id oleh Distika Safara Setianda pada 08 Feb 2026