Alternatif Aman Momentum Lebaran: Pilih Gadai Ketimbang Pinjol

Layanan Pegadaian (Sahabat Pegadaian)

JAKARTA, WongKito.co - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali mencatat tren kenaikan pembiayaan melalui pinjaman online (pinjol) setiap menjelang bulan Ramadan dan Idulfitri. Data OJK mencatat tren penyaluran pendanaan melalui layanan fintech lending atau pinjaman daring (pindar) naik 8,9% secara month-to-month (mtm) pada Ramadan 2024 dan 3,8%mtm pada Ramadan 2025. 

Selain itu, OJK juga melaporkan bahwa total pembiayaan yang disalurkan industri fintech peer to peer lending atau pinjol pada Januari 2026 mencapai Rp98,54 triliun. Menjelang Ramadan, rasio kredit bermasalah atau Tingkat Wanprestasi 90 hari (TWP90) pada sektor pinjaman daring (pindar) juga menunjukkan peningkatan.

Sebagai perbandingan, pada bulan sebelumnya nilai penyaluran pembiayaan pindar tercatat sebesar Rp96,62 triliun. “Pada industri pinjaman daring, outstanding pembiayaan November 2025 tumbuh 25,52 persen year-on-year dengan nilai nominal sebesar Rp 98,54 triliun,” ujar Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PMVL) Agusman, dalam konferensi pers Selasa, 3 Maret 2026, dikutip dari akun Youtube OJK.

Fenomena ini bukan hanya karena kemudahan akses pinjol lewat aplikasi, tetapi juga karena banyak masyarakat menggunakan pinjol untuk membiayai kebutuhan konsumtif dan mendesak. Namun, peningkatan utang di pinjol sering menjadi boomerang ketika bunga serta risiko penalti tinggi membebani pengguna, terutama bagi yang kurang memahami kontrak kredit online.

Jika kebutuhan dana mendesak dan muncul rasa khawatir terhadap biaya serta risiko utang pinjol, sistem gadai bisa menjadi solusi alternatif yang patut dipertimbangkan. Sebagai informasi, gadai adalah mekanisme memperoleh pinjaman dengan menyerahkan barang berharga sebagai jaminan, misalnya perhiasan emas, elektronik, kendaraan, atau sertifikat. Barang akan dikembalikan setelah pinjaman dan biaya yang disepakati dilunasi.

Melansir dari laman Sahabat Pegadaian, Kamis, 5 Maret 2026, keuntungan melakukan sistem adalah sebagai berikut:

1. Dana Cair Cepat

Proses gadai umumnya sederhana tanpa perlu verifikasi kredit yang panjang. Kadang dana bisa langsung cair dalam waktu singkat.

2. Syarat Relatif Mudah

Cukup membawa barang jaminan dan dokumen identitas, Anda dapat menerima pinjaman dana tanpa harus memenuhi skor kredit.

3. Fleksibel dalam Pelunasan

Dalam hal ini, Anda bisa mencicil atau memperpanjang tenor sesuai kemampuan tanpa denda yang eksplosif seperti pada beberapa pinjol.

4. Barang Tetap Bisa Dikembalikan

Selama pinjaman dilunasi sesuai ketentuan, barang berharga Anda akan utuh seperti semula.

5. Alternatif Hindari Utang Jangka Panjang

Sistem gadai cocok digunakan untuk memenuhi kebutuhan sesaat tanpa harus terjebak utang dalam jangka panjang. Oleh karena itu, sistem gadai banyak digunakan dalam keadaan mendesak seperti kebutuhan biaya pendidikan, kesehatan, maupun tambahan dana menjelang hari besar keagamaan.

Prosesnya yang relatif cepat dengan syarat sederhana membuat gadai menjadi pilihan praktis bagi masyarakat yang membutuhkan likuiditas tanpa prosedur panjang.

Tulisan ini telah tayang di TrenAsia.com, jejaring media WongKito.co, pada 5 Maret 2026.

Editor: Redaksi Wongkito
Bagikan
Redaksi Wongkito

Redaksi Wongkito

Lihat semua artikel

Related Stories