Angin Barat, Nelayan Hanya Operasikan Kapal-Kapal Kecil

Ilustrasi perkampungan nelayan

PALEMBANG, WongKito.co - Saat ini, masih dalam kondisi angin barat yang membuat nelayan sulit menangkap ikan di laut lepas hanya sekitar pesisir saja dengan menggunakan kapal-kapal kecil.

"Bahkan banyak nelayan yang terpaksa menyetop aktivitasnya karena hanya kapal-kapal kapasitas 5 Gross Ton (GT) saja yang beroperasi, itupun hanya di pesisir," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumsel, Widada Sukrisna, mengutip gatra, kemarin.

Ia menyebutkan, biasanya nelayan asal Sumatera Selatan menangkap ikan sampai ke Kepulauan Natuna, Kepulauan Riau dengan menggunakan kapal 10 GT.

Namun, akibat angin barat yang menyebabkan ombak tinggi dan angin kencang membuat mereka menghentikan pencarian ikan sampai ke lokasi yang jauh, ujar dia.

Widada menambahkan, kondisi cuaca buruk saat ini lazim terjadi pada akhir dan awal tahun.

Saat cuaca membaik, nelayan kembali bekerja normal atau mencari ikan sampai ke lokasi yang biasa mereka jalani, tambah dia.

Terkait dengan pasokan ikan laut ia menjelaskan hingga kini masih cukup.

Ketersediaan stok ikan laut tersebut, juga berkat suplai dari nelayan daerah lain, seperti pada sejumlah daerah penghasil ikan di Pulau Jawa, kata dia.

Dimana nelayan, tambah dia memiliki tradisi barter ikan contohnya pasokan belut laut dan ikan lemuru dari nelayan Sumsel sedangkan ikan besar dari nelayan Jawa.

Bagikan

Related Stories