Baznas Palembang Sambut Kolaborasi dengan Perwakilan PKBI Sumut

Baznas Palembang Sambut Kolaborasi dengan Perwakilan PKBI Sumut (Ist)

PALEMBANG, WongKito.co - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Palembang menyambut baik perwakilan Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Sumatera Utara (Sumut) untuk berkolaborasi dalam sejumlah kegiatan terkait dengan upaya membebaskan umat dari masalah kemiskinan.

Pengurus Baznas Kota Palembang, Bidang Pendayagunaan dan Pendistribusian Zakat, Syaifuddin mengatakan pihaknya terbuka berkolaborasi dengan pihak yang memiliki perspektif yang sama untuk menyalurkan zakat dan infaq serta sedekah.

"Kami tentunya, menyambut baik atas keterlibatan komunitas yang tergabung bersama PKBI Sumut serta organisasi lainnya," kata dia ketika berdiskusi bersama sejumlah perwakilan, yang juga dihadiri Ketua Baznas Palembang, Kgs Ridwan Nawawi, Selasa (30/5/2023).

Ia menjelaskan banyak hal yang bisa disinergikan dalam upaya memberikan bantuan kepada kelompok marginal, salah satunya dengan program ber-infaq bersama secara rutin dengan mengimplementasikan sistem voucher.

Baca Juga:

Dimana, mengakomodir Muzakki atau pemberi zakat sehingga disalurkan tepat sasaran juga sangat penting untuk bekerja sama, ujar dia.

Karena sampai kini, masih banyak Muzakki yang masih kebingungan harus kemana menyampaikan zakat atau infaq sehingga sangat realistis kalau komunitas juga aktif menjadi bagian dari menghimpun dan  juga menyebarkan zakat atau sedekah.

Ia mencontohkan misalnya dari komunitas waria melakukan penghimpunan zakat atau sedekah secara rutin dengan terlebih dahulu membentuk unit pengumpulan zakat atau UPZ yang diawasi Baznas.

Dengan demikian akan memudahkan sistem penghimpunan dan pengawasan hingga berjalan tepat sasaran, tentunya juga tidak dilakukan secara massal dalam satu waktu atau bisa dengan menggunakan sistem voucher dalam pembagian infaq atau sedekah, ujar dia.

Baznas Kota Palembang, tambah Syaifuddin kini juga sedang menyiapkan pembangunan rumah sehat dan rumah aman bagi masyarakat yang membutuhkan.

"Nanti bisa kita kolaborasikan untuk pemanfaatan rumah sehat dan rumah aman, tetapi memang tidak hanya bekerja sama dengan satu organisasi," ujar dia lagi.

Sari Palupi menganggas District Level Audiencies/Lobbying to Respond to Emerging HR Issues perwakilan PKBI Sumut mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu metode pendekatan antara komunitas dengan stakeholder selaku pemegang kepentingan dan pelaksana kebijakan.

Program ini, didukungnPerkumpulan Keluarga Berencana Indonesia Daerah Sumatera Utara/PKBI Sumut bekerja sama dengan Indonesia Aids Coalition/IAC sebagai Principal Recipient (PR) dan Organisasi Perubahan Sosial Indonesia/OPSI sebagai Sub Recipient (SR) melalui program Community System Strengthening Human Rights (CSSHR), kata dia.

Sari menambahkan Baznas Kota Palembang menjadi salah satu mitra strategis bagi PKBI Sumut dan komunitas yang menjadi bagian dari program pendampingan di kota pempek.

"Apalagi, bersama organisasi lainnya kita dan Baznas juga tergabung dalam Satgas AIDS Tuberkulosis dan Malaria atau ATM," ujar dia.

Leo dari Yayasan Intan Maharani menambahkan kalau kolaborasi dengan Baznas ini menjadi salah satu program yang menarik dan bisa segera diimplementasikan.

"Apalagi, penjelasan dari Baznas tadi terkait dengan sistem donasi yang bisa dilakukan bersama selama ini sebenarnya sudah sering dilakukan komunitas, seperti kelompok waria," kata dia.

Ia mengungkapkan pengalaman sebagai pendamping selama ini, komunitas waria menjadi salah satu  yang paling mudah untuk diajak berdonasi.

Meskipun sifatnya masih insidentil tetapi jika dikoordinasikan dengan baik dan rutin tentu akan memberikana manfaat yang lebih luas lagi, ungkap dia.

Tamzil mewakili paralegal menjelaskan selama ini sudah sangat akrab dengan mengadvokasi kelompok marginal, sejauh ini mayoritas kasus karena terdampak dari kemiskinan.

"Bersinergi dengan Baznas tentunya diharapkan mampu menjadi solusi bersama dalam menanggani permasalahan kemiskinan yang multiplayer efek," kata dia.

Di sisi lain, Baznas juga membuat program yang memang tak hanya memberikan bantuan langsung untuk konsumtif tetapi ada pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Hery Ketua Himpunan Waria MKGR Sumsel mengatakan tentunya menyambut kolaborasi ini sebagai rencana strategis yang semestinya bisa direalisasikan dalam waktu tidak lama.(ert)

 

 


Related Stories