Ragam
Begini 7 Cara Menghemat Uang Sambil Menjaga Lingkungan
JAKARTA – Banyak yang beranggapan bahwa menjadi ramah lingkungan itu mahal. Namun kenyataannya sering kali sebaliknya, ada banyak cara untuk membantu bumi dan mengurangi jejak karbon sekaligus menekan pengeluaran.
Sebenarnya, banyak praktik berkelanjutan dapat menghemat pengeluaran Anda dalam jangka panjang sekaligus mengurangi jejak lingkungan. Ini jelas menguntungkan baik bagi dompet maupun bumi.
Berikut beberapa cara sederhana namun berdampak untuk hidup lebih ramah lingkungan tanpa harus mengeluarkan banyak biaya.
Cara Menghemat Uang Sambil Menjaga Lingkungan
Dilansir dari Ethical Futures dan MNP LTD, berikut tips menghemat uang sambil menyelamatkan lingkungan:
1. Efisiensi Energi di Rumah
Mengurangi penggunaan energi di rumah merupakan salah satu cara termudah untuk menekan biaya sekaligus mendukung gaya hidup ramah lingkungan. Cobalah beralih dari lampu biasa ke lampu LED. Lampu LED lebih tahan lama dan dapat menghemat energi hingga 90% dibandingkan lampu tradisional.
Meskipun harga awalnya lebih mahal, penggunaan lampu LED justru lebih hemat dalam jangka panjang. Untuk meningkatkan efisiensi pemanas ruangan, Anda bisa menggunakan termostat pintar. Perangkat ini dapat mengatur suhu rumah secara otomatis, sehingga membantu menurunkan tagihan pemanas.
2. Reduce, Reuse, Recycle
Prinsip lama yang tetap relevan hingga sekarang. Selain bermanfaat bagi lingkungan, kebiasaan ini juga bisa menghemat pengeluaran.
Mengurangi sampah dapat menjadi langkah yang ramah lingkungan sekaligus hemat biaya. Mulai dari pakaian, perabot, hingga barang elektronik, membeli barang bekas membantu menekan limbah dan pengeluaran.
Anda juga bisa lebih kreatif dengan memanfaatkan barang yang sudah dimiliki, misalnya menjadikan toples kaca sebagai wadah penyimpanan atau memperbaiki pakaian lama daripada membuangnya.
Membuat kopi sendiri dan membawa bekal air minum dari rumah dapat menghindarkan Anda dari pengeluaran harian di kafe atau minimarket. Jangan remehkan, harga secangkir kopi kecil atau sebotol air setiap hari bisa bertambah besar jika dikalkulasi per bulan.
Selain itu, membawa bekal makanan dengan wadah yang bisa digunakan kembali tidak hanya mengurangi timbulan sampah, tetapi juga membantu Anda berhemat.
3. Hemat Makanan dengan Cara Berkelanjutan
Pemborosan makanan bukan hanya merugikan lingkungan, tetapi juga menguras dompet. Belanjalah dengan lebih cerdas dengan merencanakan menu dan membuat daftar belanja. Cara ini membantu mengurangi limbah sekaligus menjaga pengeluaran tetap sesuai anggaran.
Pertimbangkan juga untuk membeli bahan pokok dalam kemasan besar, seperti tepung, karena sering kali lebih hemat. Jika masih ada sisa sampah dapur, manfaatkan layanan daur ulang dari pemerintah daerah atau ubah menjadi kompos untuk kebun Anda.
4. Menanam Bahan Makanan Sendiri
Harga sayur dan buah terkadang naik, menanam buah, sayur, dan rempah sendiri bukan hanya hobi yang menyenangkan, tetapi juga memungkinkan Anda menikmati hasil segar organik dengan biaya jauh lebih murah dibanding membeli di toko.
Anda tidak memerlukan halaman besar untuk memulai, balcony atau ambang jendela kecil pun cukup untuk menanam rempah atau sayuran kecil seperti tomat.
Menanam makanan sendiri juga membantu menurunkan emisi karbon karena mengurangi transportasi produk, dan tanpa kemasan plastik atau pembungkus seperti di toko. Selain itu, tidak ada yang lebih nikmat daripada menikmati makanan yang Anda tanam sendiri.
5. Pilih Transportasi Berkelanjutan
Menggunakan pilihan transportasi ramah lingkungan seperti berjalan kaki, bersepeda, atau naik kendaraan umum tidak hanya membantu mengurangi emisi gas rumah kaca, tetapi juga dapat menghemat biaya bahan bakar, parkir, dan perawatan kendaraan.
Kurangi biaya perjalanan sekaligus menekan jejak karbon dengan berjalan kaki atau bersepeda jika memungkinkan. Cara ini gratis, menyehatkan tubuh, dan menghemat biaya bahan bakar.
Untuk perjalanan yang lebih jauh, pertimbangkan menggunakan transportasi umum, karena bisa jadi ada area dengan zona emisi sangat rendah (ULEZ) di sekitar tujuan Anda.
6. Terapkan Gaya Hidup Minimalis
Memiliki barang lebih sedikit tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, tetapi juga menghemat pengeluaran. Dengan memilih produk berkualitas yang tahan lama, Anda dapat mengurangi kebutuhan untuk sering membeli pengganti.
Jika ada barang yang sudah tidak terpakai, Anda bisa menjualnya melalui platform seperti Vinted atau eBay. Dengan begitu, barang tersebut mendapat kehidupan baru sekaligus memberi Anda tambahan pemasukan.
7. Pilihan Ramah Lingkungan
Beberapa perubahan kecil yang ramah lingkungan dapat memberikan manfaat besar dalam jangka panjang. Saat ini banyak penyedia energi menawarkan paket hijau yang menggunakan tenaga angin atau surya.
Jadi, ketika membandingkan penyedia energi, pertimbangkan juga opsi energi terbarukan sebagai salah satu kriteria. Untuk terus menghemat energi, pilihlah peralatan rumah tangga yang hemat air dan listrik, misalnya mesin cuci ramah lingkungan, saat Anda perlu mengganti yang lama.
Hidup berkelanjutan tidak harus mahal, baik secara harfiah maupun kiasan. Dengan menerapkan kebiasaan sederhana dan hemat biaya, Anda bisa berkontribusi positif pada bumi sekaligus menghemat pengeluaran.
Mulailah dari hal kecil, dan ingat bahwa setiap pilihan ramah lingkungan akan berdampak besar jika dilakukan secara konsisten.
Tulisan ini telah tayang di www.trenasia.id oleh Distika Safara Setianda pada 30 Aug 2025