Cek 7 Tips Menjaga Kesehatan Badan agar Tetap Fit Selama Mudik

Ribuan mobil pribadi dan bus berisi pemudik antre menaiki kapal sehingga menimbulkan kemacetan sepanjang jalan menuju Pelabuhan Merak, Banten, Kamis 20 April 2023. Foto : Panji Asmoro/TrenAsia (trenasia.com)

JAKARTA – Mudik adalah tradisi yang telah lama menjadi bagian dari budaya Indonesia. Kebiasaan ini biasanya dilakukan menjelang perayaan Lebaran atau Idulfitri, ketika banyak orang yang merantau di berbagai kota kembali ke kampung halaman untuk bersilaturahmi dan berkumpul bersama keluarga dan sanak saudara.

Namun, perjalanan jarak jauh yang menyita banyak waktu dan tenaga kerap membuat tubuh terasa lelah. Bagi banyak orang, perjalanan mudik bisa menempuh jarak jauh, baik melalui jalur darat maupun moda transportasi lainnya. 

Bahkan, karena memakan waktu lama hal ini juga bisa meningkatkan masalah kesehatan. Mulai dari mabuk perjalanan, hingga infeksi saluran pernapasan. Maka dari itu, penting untuk melakukan persiapan yang matang agar tubuh tetap dalam kondisi prima hingga sampai di kampung halaman.

Baca juga:

Cara Menjaga Kesehatan Badan agar Tetap Fit Selama Mudik

Dilansir dari berbagai sumber, berikut tips agar tubuh tetap sehat selama mudik:

1. Buat Rencana secara Matang

Perjalanan mudik bisa memakan waktu panjang, baik karena jarak yang jauh maupun kemacetan yang sering terjadi saat menempuh jalur darat. Tanpa persiapan yang matang, kondisi fisik bisa cepat menurun dan energi terkuras. Terlebih jika perjalanan dilakukan saat puasa, tentu stamina perlu dijaga dengan lebih baik.

jadi, mulailah mencari informasi mengenai berbagai pilihan rute yang bisa ditempuh menuju kampung halaman. Tinjau setiap rute secara cermat, misalnya dari sisi keamanan, kondisi jalan, dan estimasi waktu tempuhnya.

Jika kamu berencana mudik menggunakan kendaraan pribadi, pastikan kondisi mesin dan komponen kendaraan dalam keadaan prima sebelum berangkat. Jangan lupa menggunakan helm saat mengendarai sepeda motor dan selalu mengenakan sabuk pengaman ketika mengemudi mobil demi menjaga keselamatan selama perjalanan.

Di sisi lain, jika menggunakan transportasi umum seperti pesawat, bus, atau kereta api, sebaiknya hindari moda yang terlalu padat penumpang. Memilih transportasi yang tidak terlalu sesak akan membuat perjalanan lebih nyaman sekaligus membantu menekan risiko penularan penyakit di perjalanan.

2. Istirahat yang Cukup

Kualitas tidur yang baik sebelum maupun selama perjalanan sangat penting agar tubuh tetap bertenaga. Perjalanan jarak jauh bisa membuat tubuh kehilangan ritme alaminya, sehingga memicu kelelahan berlebih, susah kosentrasi, hingga rasa kantuk yang sulit ditahan. Jika waktu istirahat kurang, kondisi fisik akan lebih cepat melemah.

Jadi, pastikan tidur selama 7-9 jam pada malam sebelum keberangkatan agar tubuh berada dalam kondisi optimal. Bagi yang mudik menggunakan kendaraan pribadi, apabila mulai merasa lelah di tengah perjalanan, sempatkan beristirahat sejenak atau tidur singkat selama 10-30 menit untuk memulihkan tenaga dan menjaga fokus tetap terjaga.

3. Makan Makanan Bergizi Saat Sahur dan Berbuka

Jika kamu berencana mudik saat puasa, salah satu cara agar tetap sehat dan selamat hingga tiba di tujuan adalah dengan mengonsumsi makanan bergizi ketika sahur maupun berbuka. Usahakan memilih menu dengan gizi seimbang, yang mengandung karbohidrat kompleks, sayuran berserat, serta sumber protein yang cukup.

Hindari mengonsumsi karbohidrat secara berlebihan dengan alasan agar lebih tahan lapar. Pasalnya, asupan karbohidrat yang terlalu banyak justru dapat memicu rasa kantuk, yang tentu berisiko jika kamu harus melanjutkan perjalanan setelahnya.

4. Minum yang Cukup

Perjalanan jarak jauh bisa membuat kelelahan, terutama jika tubuh kekurangan cairan. Makanya, mencukupi kebutuhan cairan sebelum berangkat sangat penting, baik saat sahur maupun ketika berbuka puasa.

Namun, hindari minum berlebihan. Terlalu banyak asupan cairan bisa membuatmu lebih sering buang air kecil, yang tentu bisa mengganggu perjalanan, apalagi jika sulit menemukan rest area terdekat. Kebiasaan menahan buang air kecil terlalu sering juga berisiko meningkatkan kemungkinan terjadinya infeksi saluran kemih.

Jadi, kamu bisa mengonsumsi dua gelas air saat sahur, dua gelas ketika berbuka, dan empat gelas di sela waktu berbuka hingga sebelum tidur untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik.

5. Bawa Obat-obatan Pribadi

Perjalanan jarak jauh seperti mudik bisa menguras banyak tenaga. Kondisi ini membuat tubuh lebih mudah lelah dan berisiko mengalami gangguan kesehatan selama di perjalanan.

Untuk meminimalkan kemungkinan tersebut, sebaiknya siapkan beberapa obat penting, seperti obat anti-mabuk perjalanan, pereda sakit kepala, dan obat pribadi yang rutin dikonsumsi apabila memiliki kondisi kesehatan tertentu.

6. Jalan pada Sore atau Malam Hari

Salah satu cara agar mudik tetap aman dan tubuh terjaga kesehatannya adalah memilih waktu perjalanan saat cuaca tidak terlalu panas, misalnya pada malam hari, setelah sahur, atau menjelang sore. Pasalnya, suhu yang terik dapat meningkatkan risiko tubuh mengalami dehidrasi. Terlebih jika sedang berpuasa, kamu tidak bisa langsung minum untuk mengganti cairan yang hilang.

7. Hindari Makan Sembarangan Selama Perjalanan

Saat menempuh perjalanan mudik, khususnya lewat jalur darat, kamu pasti kerap menjumpai aneka makanan dan minuman yang dijual di sepanjang jalan.

Walaupun terlihat menggoda, sebaiknya hati-hati dan membatasi konsumsi jajanan pinggir jalan. Pasalnya, proses pengolahan dan kebersihannya tidak selalu terjamin. Selain itu, makanan dan minuman yang dijual secara terbuka lebih rentan terpapar debu dan kuman.

Agar lebih aman, dianjurkan membawa bekal dari rumah. Namun, jika terpaksa membeli selama perjalanan, pilihlah air minum dalam kemasan serta makanan yang dimasak dengan bersih dan benar-benar matang.

Tulisan ini telah tayang di www.trenasia.id oleh Distika Safara Setianda pada 08 Mar 2026 

Bagikan

Related Stories