Curup Bedegung Salah Satu Pilihan Destinasi Wisata Alam Sumsel

Curup Bedegung

Berwisata di tengah pandemi COVID-19 memang sangat memerlukan kehati-hatian, karena sampai kini pandemi belum berakhir tetapi sejak Juni masyarakat sudah mulai beraktivitas di luar rumah meskipun harus menerapkan protokol kesehatan dengan menggunakan masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan.

Curup Bedegung sebenarnya dinamai warga setempat dengan sebutan Curup Tenang tetapi karena letaknya di Desa Bedegung, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muaraenim Provinsi Sumatera Selatan lebih sering disebut Curup Bedegung, merupakan salah satu destinasi wisata andalan di Sumatera Selatan.

Karena itu, tidak heran saat usai diterapkannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) banyak warga Kota Palembang yang berbondong-bondong mengunjungi tempat wisata termasuk mendatangi Curup Bedegung.

Destinasi wisata yang tidak hanya menawarkan wisata alam berupa air terjun dengan tinggi mencapai 99 meter tersebut, pengelola juga melengkapi sejumlah fasilitas untuk pengunjung, seperti arum jeram dan area pemancingan.

Tentunya, wisata alam menjadi paling dicari warga Kota Palembang karena Palembang merupakan kawasan yang dilintasi Sungai Musi dan daerah dataran rendah sehingga melihat pemandangan alam nan elok jadi alternatif utama mengisi waktu liburan.

Mengutip southsumatratourism air terjun dengan ketinggian 99 meter ini bersumber dari mata air yang tidak pernah kering di celah Bukit Barisan dan turun ke sungai kecil berbatu dan memiliki udara yang sangat sejuk.

Lokasinya berjaraknya sekitar 56 kilometer ke arah selatan Muara Enim tak jauh dari PT Bukit Asam Tbk atau perjalanan sekitar satu jam dari Kota Muaraenim untuk tiba di lokasi tersebut.

Sedangkan dari Palembang berjarak sekitar 210 kilometer yang bisa ditempuh dengan perjalanan darat sekitar 5 jam. Namun, kini pemkab setempat telah membangun jalur baru agar mudah diakses masyarakat dari Palembang, tinggal berjarak 177 kilometer dengan tidak melalui pusat kota Muaraenim tetapi dari Prabumulih melewati jalur ke arah Simpang Meo.

Jalur baru ini melintasi kawasan hutan tanaman industri dan perkebunan kelapa sawit, dengan memilih jalur ini pengunjung bisa memotong waktu perjalanan hingga 2 jam atau hanya memerlukan waktu 3 jam sudah sampai di Desa Bedegung.

Sementara untuk sampai ke curup, pengunjung mesti melalui jalur setapak sekitar 600 meter dan perjalanan dipastikan nyaman karena sudah dilengkapi fasilitas pendukung memudahkan akses ke air terjun yang memesona itu.

Sedangkan transportasi dari Palembang selain menggunakan kendaraan pribadi, sejumlah pengelola biro perjalanan juga menawarkan paket wisata ke kawasan tersebut.(Nila Ertina)

Bagikan

Related Stories