Harus Cari Solusi, Penanganan Banjir di Palembang

Anggota DPRD Sumatera Selatan daerah pemilihan Kota Palembang, Nopianto. (Susila/WongKito.co)

PALEMBANG, WongKito.co, -  Sekarang ini Sumatera Selatan masuk musim hujan dimana konsekuensinya musim hujan ini curah hujan tinggi. Anggota DPRD Sumatera Selatan daerah pemilihan Kota Palembang, Nopianto menyatakan, Palembang termasuk daerah berdampak luar biasa, banyak titik-titik yang mengalami kebanjiran.

"Dengan banyaknya titik-titik yang mengalami kebanjiran mengakibatkan beberapa tempat wilayahnya tenggelam seperti tempat-tempat yang kami kunjungi kemarin di seputaran TPA Suka Winatan itu ada dua perumahan yang sudah tenggelam hampir satu bulan ini,” kata Nopianto yang juga anggota Komisi IV DPRD Sumsel tersebut.

Menurut dia, pemerintah daerah  harus punya upaya maksimal mencarikan solusi bagaimana mengatasi dan mengendalikan banjir di kota Palembang.

Baca Juga : Menghadirkan Penyanyi Andien Aisyah, MASINDO Ajak Masyarakat Bangun Kesadaran terhadap Risiko

Ia menuturkan, persoalan lain seperti tempat pemakaman umum itu juga harus dipikirkan pemerintah provinsi terutama pemerintah kota, bagaimana hal-hal menyangkut kepentingan masyarakat kota Palembang ini  terkait kepada pelayanan masyarakat harus menjadi prioritas utama untuk dipikirkan oleh pemerintah.

"Saya sampaikan banjir, terutama kota Palembang yang sekarang sedang dialami warga masyarakat Palembang, lalu keterbatasan lahan pemakaman umum di  kota Palembang ini harus ada solusi dari pemerintah kota untuk menyelesaikan persoalan-persoalan ini,” ujarnya.

Dalam menangani banjir di kota Palembang menurutnya harus terintegrasi penanganannya baik dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah kota Palembang.

“Bagaimana memikirkan solusi terbaik dalam rangka kita mengendalikan banjir di kota Palembang sehingga pada saat musim hujan seperti ini kota Palembang bisa terbebaskan dari banjir, kita juga memahami semakin pesat pembangunan berkonsekuensi tempat yang selama ini menjadi resapan air semakin sedikit, artinya pemerintah harus ada solusi lain. Kita tidak bisa menghalangi perkembangan kota, orang yang mau bangun baik perumahan maupun tempat-tempat bermain ini berkonsekuensi  dari tadinya tempat resapan air ini menjadi hilang dan harus solusi,” katanya.

Salah satu solusi yang di tawarkan kepada pemerintah kota Palembang dan di back up pemerintah provinsi salah satunya memperbanyak daerah-daerah resapan air.

Lebih lanjut ia mengatakan, kolam-kolam retensi di kota Palembang ini harus  memadai sebagai tempat penampungan air, tapi ada kendala terkait pembangunan kolam retensi ini, misal seperti di Punti Kayu dimana pemerintah provinsi sudah menganggarkan untuk pembangunan kolam retensi di belakang Punti Kayu untuk mengendalikan banjir di seputaran Jalan Kol H Burlian itu, program sudah siap tapi masalahnya kolam retensi ini membutuhkan  lahan. Lahan ini harus dibeli pemerintah dari masyarakat, namun terkait proses jual beli ini masih  menimbulkan persoalan, lahannya belum selesai sampai sekarang.

"Artinya mencarikan solusi secara bersama-sama,” katanya. (Usi)

Bagikan
Redaksi Wongkito

Redaksi Wongkito

Lihat semua artikel

Related Stories