Jalan Hauling  PT Titan Infra Sejahtera: Solusi Atasi Kemacetan di Jalan Raya

Jalan Hauling  PT Titan Infra Sejahtera (Humas PT Titan Infra Sejahtera/WongKito.co)

PALEMBANG, WongKito.co - Provinsi Sumatera Selatan, sebagai penghasil batubara terbesar di Pulau Sumatera, menghadapi tantangan besar dalam hal infrastruktur angkutan batubara. 

Dengan cadangan batubara yang mencapai 9,3 miliar ton, sekitar 25% dari total cadangan batubara nasional, kebutuhan akan jalur khusus untuk angkutan komoditas batubara semakin mendesak. Salah satu contoh masalah yang muncul adalah penggunaan jalan umum, baik jalan nasional maupun provinsi. 

Untuk mengatasi masalah tersebut, pemerintah telah menetapkan Undang-Undang No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, yang melarang penggunaan jalan umum untuk angkutan komoditas seperti batubara. 

Baca juga:

Namun, keterbatasan infrastruktur logistik di Sumatera Selatan membuat pengangkutan batubara melalui jalan umum masih terjadi. Padahal, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sumatera Selatan menargetkan produksi batubara mencapai 131 juta ton pada tahun ini, yang membutuhkan sistem angkutan yang lebih efisien.

Solusi Jalan Hauling PT Titan Infra Sejahtera PT Titan Infra Sejahtera (TIS), melalui anak usahanya PT Servo Lintas Raya, hadir sebagai solusi atas permasalahan tersebut. Sejak 15 tahun lalu, PT Servo Lintas Raya mengelola jalur angkutan batubara yang membentang sepanjang 118 kilometer dari Muara Enim hingga Pelabuhan Batubara PT Swarnadwipa Dermaga Jaya yang terletak di Sungai Musi. Jalur hauling ini melintasi tiga kabupaten, yakni Kabupaten Lahat, Muara Enim, dan PALI.

Jalur hauling TIS menjadi solusi krusial untuk mengurangi kemacetan yang sebelumnya disebabkan oleh angkutan batubara di jalan umum, seperti yang terjadi di jalan raya Palembang. 

Dengan adanya jalur khusus untuk transportasi batubara, pergerakan kendaraan angkutan batubara tidak lagi mengganggu lalu lintas umum, yang pada gilirannya mengurangi potensi kerusakan jalan dan meningkatkan keselamatan berlalu lintas.

Keamanan dan Pengelolaan Jalur Hauling Dalam pengelolaannya, PT Titan Infra Sejahtera terus berupaya meningkatkan keamanan dan efisiensi jalur hauling yang mereka kelola. Salah satu isu yang sempat mencuat adalah usulan pembangunan jalan layang (fly over) di KM 48 Kabupaten PALI. 

Namun, menurut Yayan Suhendri, Head of Government Relations PT Servo Lintas Raya, hal ini belum diperlukan karena jalur hauling yang ada saat ini masih cukup memadai untuk memenuhi kebutuhan angkutan batubara tanpa mengganggu kepentingan umum. PT Servo Lintas Raya juga terus melakukan pengaturan lalu lintas dengan cermat untuk memastikan keselamatan semua pengguna jalan.

Meskipun saat ini jalur hauling masih dapat mengakomodasi angkutan batubara dengan aman, PT TIS tidak menutup kemungkinan untuk membangun jalan layang di masa depan, jika keadaan jalan sudah tidak memadai lagi untuk mendukung pergerakan angkutan batubara secara optimal.

Bagikan

Related Stories