Ekonomi dan UMKM
J&T Express Atur Strategi Hadapi Lonjakan Pengiriman Ramadan
JAKARTA, WongKito.co – J&T Express telah mempersiapkan strategi untuk mengantisipasi lonjakan volume pengiriman paket yang akan terjadi. Langkah ini dilakukan seiring dengan kinerja pengiriman pada Ramadan tahun 2025 yang mencatatkan peningkatan lebih dari 40% volume pengiriman dibandingkan dengan bulan sebelumnya.
Robin Lo, CEO J&T Express mengungkapkan volume pengiriman yang terus meningkat setiap tahunnya menunjukkan bahwa preferensi masyarakat untuk berbelanja secara online tetap tinggi, yang berdampak langsung pada permintaan logistik.
Sehingga mendorong J&T Express untuk terus berupaya mengoptimalkan aspek operasional, memastikan pengiriman tetap aman, tepat waktu, dan sesuai dengan standar layanan, meskipun volume pengiriman melonjak tajam.
Baca Juga:
- IndiHome Temani Sahur, Ngabuburit, hingga Lebaran
- Sambut Ramadan, Pedagang Ayam Kampung Panen
- Bank Sumsel Babel Tetapkan Pembagian Dividen Rp302,9 Miliar
"Tak hanya peningkatan pengiriman, Ramadan tahun ini juga dibarengi dengan potensi cuaca ekstrem yang membuat operasional pengiriman menjadi lebih menantang. Meskipun demikian, kami optimis dapat tetap memenuhi ekspektasi pelanggan melalui strategi yang adaptif dan teknologi terintegrasi yang kami miliki," kata Robin, dalam siaran pers, Rabu (18/2/2026).
Untuk memastikan pengiriman tetap lancar dan tepat waktu, J&T Express mengimplementasikan berbagai strategi, antara lain:
● Meningkatkan kapasitas operasional dengan merekrut seasonal worker, menambah shift malam, dan mengoptimalkan mesin sortir di gateway dan pusat sortir, agar paket dapat tetap dikirim tepat waktu sesuai Service Level Agreement (SLA).
● Menambah frekuensi linehaul (pengiriman antar kota/provinsi) menggunakan moda transportasi truk hingga pesawat, sambil menjaga perawatan kendaraan agar pengiriman tetap lancar dan menghindari penumpukan paket.
● Memantau alur pengiriman paket secara real-time menggunakan sistem berbasis artificial intelligence untuk memastikan kelancaran distribusi, serta melakukan koordinasi intensif dengan tim lapangan guna mengatasi kendala yang muncul, seperti cuaca ekstrem atau bencana alam.
● Memastikan bahwa seluruh outlet Drop Point dan Mini Drop Point akan tetap beroperasi setiap hari selama bulan Ramadan. Langkah ini diambil untuk memastikan pelanggan dapat dengan mudah mengakses layanan pengiriman paket, meskipun di tengah rutinitas ibadah puasa yang lebih padat.
Optimis Pengiriman Paket Akan Meningkat
Berdasarkan survei Jakpat, 70% responden akan meningkatkan pengeluaran selama Ramadan 2025 dibanding bulan lainnya .
Selain itu, survei Populix menunjukkan bahwa 78% masyarakat berencana membeli produk fesyen selama bulan suci . Sejalan dengan hal tersebut, data pengiriman J&T Express selama Ramadan 2025 juga menunjukkan bahwa fesyen menjadi salah satu kategori produk yang paling banyak dikirimkan.
“Melihat tren belanja yang terus meningkat dan lonjakan pengiriman yang konsisten selama Ramadan di tahun-tahun sebelumnya, J&T Express optimis bahwa volume pengiriman pada Ramadan tahun ini akan melampaui rata-rata pengiriman harian. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik, memastikan pengiriman tetap sesuai ekspektasi pelanggan, dan menjaga keandalan layanan selama Ramadan,” ujar dia.
Baca Juga:
- Begini Perbandingan iPhone 17e vs iPhone 17
- Tol Palembang–Betung Segera Difungsikan, Exit Tol di Gandus.
- Sambut Ramadan: Harga Cabai Burung Rp74 Ribu/Kg
Untuk mendukung tingginya kebutuhan pengiriman selama Ramadan, J&T Express menghadirkan promo diskon ongkir hingga 50% bagi pengguna baru melalui aplikasi J&T Express dengan kode voucher JNTBERKAH, serta diskon 30% pada hari Senin–Jumat dan 40% pada Sabtu–Minggu bagi pengguna setia. Promo ini berlaku untuk layanan J&T EZ dengan maksimal potongan harga sebesar Rp 20.000, dan dapat digunakan selama periode 16 Februari–31 Maret 2026. (ril)

