Mau Tau, Ini 5 Air Minum Dalam Kemasan Termahal di Dunia, Tertarik Coba?

5 Air Minum Dalam Kemasan Termahal di Dunia, Tertarik Coba? (Instagram.com/oamazonairwater)

JAKARTA - Air merupakan kebutuhan manusia sehari-hari. Namun ternyata ada air minum dalam kemasan yang justru harganya mahal.

Air minum mahal tersebut diketahui merupakan air yang berasal dari tempat yang unik seperti akuifer, air gletser, air hujan, air gunung es, dan berbagai jenis air lainnya dari mata air alami yang tidak biasa. Karena biaya produksi dan pengiriman, maka mungkin hal tersebut dapat membuat harga air minum dalam kemasan ini jadi lebih tinggi daripada merek biasanya.

Berikut 5 merek air minum dalam kemasan termahal di dunia.

Baca Juga :

Air Botol dari Fillico

Fillico merupakan air minum dalam kemasan termahal di dunia yang dirancang paling mewah dan dijual dengan harga US$ 1.390 atau sekitar Rp20,6 juta. Air minum dalam kemasan ini mulai dipasarkan di Beverly Hills, California pada tahun 2005 dan ditujukan untuk selebriti Hollywood. Air yang digunakan untuk Fillico ini adalah air yang diklaim berkualitas tinggi yang didapatkan dari Nunobiki Water, sumber terkenal di dekat Kobe, Jepang. 

Air Botol Nevas Water

Nevas Water dijual dengan harga US$ 1.180 atau sekitar Rp 17,5 juta per liter dan pertama kali tersedia di Jerman. Meski begitu air ini sekarang telah berkembang di berbagai negara. Nevas menjual air soda atau sparkling water untuk mengganti sampanye dan diklaim airnya berasal dari sumur artesis berusia dua ratus tahun.

Air Botol Bling H20

Air botol ini dijual dengan harga US$ 219 atau sekitar Rp 3,2 juta per liter. Kemasan produk ini dilengkapi dengan detail kristal Swarovski sehingga tampilannya makin mewah. 

Svalbarði Polar Iceberg Water

Brand dari Norwegia ini merupakan merek air premium yang harga satu liternya senilai US$ 185 atau sekitar Rp 2,7 juta. AIr yang digunakan untuk produk ini diklaim berasal langsung dari iceberg atau gunung es. 

Amazon Air Water

Amazon Air Water adalah satu-satunya merek air minum kelas atas yang mengambil air langsung dari udara dengan harga US$ 110 per liter atau sekitar Rp 1,6 juta. Produk ini mengumpulkan air dengan menyaring kelembapan udara sebelum melewatinya melalui gulungan yang dapat mengurangi air lalu dikumpulkan di dalam tangki untuk dikemas dalam botol.

Tulisan ini telah tayang di www.trenasia.com oleh Justina Nur Landhiani pada 31 Jul 2022 

Bagikan

Related Stories