Negara Hemat Rp120,54 Triliun Penggunaan Biodiesel

Negara Hemat Rp120,54 Triliun Penggunaan Biodiesel (Ist)

Jakarta, Wongkito.co – Bahan bBakar Minyak (BBM) biodiesel di klaim pemerintah lebih hemat. Negara hemat mencapai US$7,9 miliar atau sekitar Rp120,54 triliun pada 2023. 

Hal itu dikatakan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif. Lebih lanjut ia mengatakan, penghematan tersebut terjadi karena kita bisa mengurangi impor solar, termasuk crude, karena kita bisa campur dengan kita punya fame, rabu, 17 Januari 2024. 

Penghematan tersebut berasal dari pemamfaatan biodiesel untuk pasar domestik mencapai 12,2 juta KL. Jumlah tersebut melebihi dari target yang dipatok sebesar 10,65 juta KL, atau secara persentase mencapai 114,5%. 

Baca juga

“Pada tahun 2023 telah diluncurkan program mandatori biodiesel ke bahan bakar fosil dengan persentase mencapai 35% atau B35, dan pada tahun 2024 ditargetkan sebanyak 12,5 juta KL.” 

Kemudian efek ekonomi lain dari program mandatori biodiesel ialah terjadi peningkatan nilai tambah dari Crude Palm Oil (CPO) menjadi biodiesel sebesar Rp15,82 triliun. Serta terjadi penyerapan tenaga kerja yang sangat besar, yakni lebih dari 11.000 tenaga kerja off-farm, dan mencapai 1,5 juta pekerja on-farm. 

Sementara itu, pemanfaatan dari program mandatori biodiesel juga terus mengalami kenaikan dari tahun ke tahun, dimana pada tahun 2020, sebanyak 8,4 juta KL. Kemudian naik menjadi 9,3 juta KL pada tahun 2021, dan pada tahun 2022 berada pada angka 10,45 juta KL.  

Tulisan ini telah tayang di www.trenasia.com oleh Ananda Astri Dianka pada 17 Jan 2024 

Editor: admin

Related Stories