Nilai Transaksi Turun, IHSG dan Kapitalisasi Pasar BEI Menguat Selama Sepekan

Sumber: wikipedia.org

JAKARTA – Selama pekan ketiga bulan Maret 2022, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) serta kapitalisasi pasar Bursa ditutup menguat. Berbagai capaian juga dicatatkan dalam satu pekan terakhir.

Melansir data Bursa Efek Indonesia (BEI), kapitalisasi pasar modal domestik menguat 0,54% menjadi Rp8.731,255 triliun dari Rp8.684,689 triliun pada pekan sebelumnya. Kemudian, IHSG turut naik 0,47% atau menuju level 6.954,965 dari 6.922,602 pada pekan lalu. 

Sementara itu, rata-rata volume transaksi harian Bursa turun 8,89% menjadi 21,954 miliar saham dari 24,097 miliar saham dari pekan sebelumnya. Sejalan dengan hal itu, rata-rata frekuensi harian Bursa anjlok 18,43% menjadi 1.332.906 transaksi dari 1.634.152 transaksi pada penutupan pekan lalu. 

Baca Juga :

Selain itu, rata-rata nilai transaksi harian Bursa juga melemah hingga 24,06% menjadi Rp16,506 triliun dari Rp21,735 triliun pada pekan sebelumnya. Namun, investor asing masih mencatatkan beli bersih (net buy) Rp78,01 miliar pada akhir pekan dan sepanjang tahun 2022 net buy asing mencapai Rp24,678 triliun.

PT Bussan Auto Finance menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Bussan Auto Finance Tahap V Tahun 2022 senilai Rp775 miliar dengan tingkat bunga 5,90% per tahun dan jangka waktu 3 tahun yang resmi dicatatkan BEI pada Jumat, 18 Maret 2022. Hasil pemeringkatan dari PT Fitch Rating Indonesia untuk obligasi ini adalah AAA (idn) (Triple A) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk bertindak sebagai wali amanat.

Adapun total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2022 sebanyak 23 emisi dari 19 emiten dengan nilai Rp23,84 triliun. Total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI sampai dengan saat ini berjumlah 491 emisi dengan nilai nominal outstanding Rp439,44 triliun dan US$47,5 juta, diterbitkan oleh 125 emiten. 

Tak hanya itu, Surat Berharga Negara (SBN) yang tercatat di BEI berjumlah 149 seri dengan nilai nominal Rp4.763,52 triliun dan US$200,65 juta. Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 10 emisi senilai Rp4,78 triliun.

Tulisan ini telah tayang di www.trenasia.com oleh Drean Muhyil Ihsan pada 19 Mar 2022 

Bagikan
Redaksi Wongkito

Redaksi Wongkito

Lihat semua artikel

Related Stories