KabarKito
Palembang belum Direkomendasi Laksanakan Normal Baru
PALEMBANG, WongKito.co - Kota Palembang menjadi salah satu dari 13 kota/kabupaten di Sumatera Selatan yang belum direkomendasikan untuk melaksanakan normal baru, sedangkan empat daerah lainnya siap melaksanakan tatanan hidup baru atau "New Normal" saat pandemi COVID-19.
"Kota Palembang sampai kini masih melaksanakan PSBB sehingga masih harus dievaluasi bagaimana hasil penerapan pembatasan tersebut," kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Sumatera Selatan Yusri siaran pers, Minggu (31/5/2020).
Yusri mengatakan, empat wilayah yang akan mulai melaksanakan normal baru tersebut Kota Pagaralam, Kabupaten Penukal Lematang Ilir (PALI), Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan dan Empat Lawang.
Keempat wilayah tersebut, sebaran kasus positif COVID-19 sampai saat masih minim. Catatan Gugus Tugas COVID-19 disitus resmi corona.sumselprov.go.id, diempat kabupaten/kota tersebut terdapat masing-masing satu pasien positif.
Dia menambahkan, dengan kondisi tersebut empat daerah itu memungkinkan untuk pelaksanaan normal baru.
"Dengan ketentuan aktivitas tetap berjalan normal seperti sedia kala tetapi wajib menjaga diri dari penyebaran virus dengan melaksanakan protokol kesehatan, bermasker dan sering mencuci tangam," ujar dia.
Terkait dengan turunnya kasus penyebaran COVID-19, Yusri menyebutkan penyebaran virus sebenarnya masih berlangsung tetapi mulai bisa dikendalikan karenanya warga diminta tetap waspada.
"Kewaspadaan dan menjaga kesehatan dengan sering mencuci tangan, menggunakan masker serta menjaga imun tubuh tetap sehat langkah penting mengantisipasi terpapar virus," kata dia.
Sementara sampai Minggu (31/5) jumlah kasus positif COVID-19 di Sumatera Selatan mencapai 982 orang, terjadi penambahan kasus positif baru sebanyak 19 orang. Dimana diantaranya 15 orang dari Kota Palembang, OKU Timur dan Muaraenim masing-masing satu orang serta Banyuasin dua orang.
Sedangkan, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 6.231 orang dengan rincian selesai pamantauan 4.249 dan masih dalam pemantauan 1.982 orang. Selanjutnya Pasien Dalam Pemantauan (PDP) sebanyak 567 orang dimana selesai pemantauan 322 orang dan masih dalam perawatan 245.
Kemudian, jumlah sampel yang diperiksa di laboratorium BBLK Palembang sebanyak 4.059 orang dengan hasil positif 982 orang dan negatif 2016 orang. Selanjutnya, 1.097 sampel masih dalam tahap pemeriksaan.
"Jumlah kasus sembuh 203 orang dan pasien yang meninggal 33 orang," ujar Yusri.(nef)

