KabarKito
Parade Kebaya dan Songket Ramaikan CFD Palembang
PALEMBANG, WongKito.co – Parade kebaya dengan kain songket motif khas Palembang membuat suasana car free day (CFD) di Jembatan Ampera hingga Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera), Minggu pagi (19/7/2026) tampak lebih meriah.
Ratusan perempuan berkebaya dari usia anak-anak hingga lansia tampak meramaikan parade kebaya yang mendapatkan perhatian luar biasa dari masyarakat yang berdatangan di kawasan Jembatan Ampera dan Monpera.
Seorang warga Palembang, Eni (40) mengaku tidak tahu kalau ada acara parade kebaya.
"Kalau tahu, saya pasti ikut, kan banyak kebaya yang sudah gak kepakai di rumah," kata dia.
Baca Juga:
- BRI Wellness Experience Tawarkan Cashback, Diskon hingga 35 Persen
- BRI Taipei Hadirkan Edukasi dan Layanan Perbankan Lebih Dekat untuk WNI
- Berburu BBM di Jalinteng Sumatera, Pertalite Antre, Pertamax Hilang
Sementara peserta parade tidak hanya menampilkan pakaian tradisional perempuan Indonesia tersebut, bahkan mereka melengkapi dengan berbagai peralatan pendukung termasuk, bakul yang berisi sayuran.

Parade kebaya, dihadiri Hj. Lidyawati Cik Ujang, Ketua TP PKK Kota Palembang Dewi Sastrani Ratu Dewa, dan Ketua DWP Kota Palembang Royani Aprizal Hasyim.
Ketiganya juga ikut menjadi peserta parade kebaya.Dewi Sastrani menambahkan, kemeriahan acara yang dipusatkan di kawasan Jembatan Ampera dan sepanjang Jalan Sudirman diharapkan tetap menjaga kebersihan dan ketertiban agar kegiatan berjalan lancar.
"Pada minggu ini ada beberapa rangkaian acara yang dilaksanakan secara serentak seperti CFD, parade kebaya dalam rangka memperingati Hari Kebaya ke-3 dan rangkaian lainnya sehingga sangat ramai sekali," ujar Dewi.
Ia juga menilai sinergitas antara Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Pemerintah Kota Palembang dalam kegiatan ini merupakan wujud nyata untuk menggerakkan perekonomian UMKM kecil khususnya.(*)

