Penerbangan Haji Kloter 1 Embarkasi Palembang Sempat Alami Keterlambatan

Keberangkatan Kloter 1 Embarkasi Palembang, Rabu (22/4/2026). (ist/kemenhaj sumsel)

PALEMBANG, WongKito.co - Sebanyak 443 jemaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 1 Embarkasi Palembang akhirnya memulai perjalanan ke Tanah Suci setelah mengalami keterlambatan akibat cuaca berkabut, Rabu (22/4/2026) pagi.

Penerbangan melalui Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang menuju Madinah tersebut semula dijadwalkan pukul 07.10 WIB. Namun, pesawat baru lepas landas pukul 08.15 WIB.

"Kondisi cuaca pagi ini berkabut dengan jarak pandang sekitar 500 meter. Namun biasanya tidak berlangsung lama karena hal itu lumrah terjadi setelah hujan malam hari," kata Executive General Manager Bandara SMB II Palembang Ahmad Syaugi, dikutip dari Antara, Rabu

Selain faktor cuaca, diakuinya, proses keberangkatan juga tertunda karena proses menunggu katering terakhir tiba di bandara. Meski mengalami keterlambatan, pihaknya memastikan keberangkatan jemaah tetap berjalan sesuai prosedur pelayanan penerbangan. 

Dalam keterangannya, Kakanwil Kementerian Haji dan Umrah Sumsel, M. Arkan Nurwahiddin, selaku Ketua PPIH Embarkasi Palembang menjelaskan, Kloter 1 ini terdiri dari 438 Jemaah Haji, empat Petugas Kloter, dan satu Petugas Haji Daerah (PHD). 

Secara keseluruhan, Embarkasi Palembang tahun ini akan memberangkatkan 7.036 jemaah, yang terdiri dari 5.895 jemaah asal Sumsel, 1.077 jemaah asal Bangka Belitung (Babel), serta 64 petugas kloter. 

Seluruh jemaah akan diangkut dalam 16 Kloter menggunakan maskapai Saudi Arabian Airlines berkapasitas 445 kursi.

Sesuai jadwal, pemberangkatan dibagi menjadi dua tahap. Gelombang I (Kloter 1–10) diberangkatkan pada 22 April – 5 Mei 2026 dengan rute Palembang menuju Madinah. Sedangkan Gelombang II (Kloter 11–16) diberangkatkan pada 9 Mei – 15 Mei 2026 dengan rute Palembang menuju Jeddah.

Tahun ini, Embarkasi Palembang mengusung tagline "Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan". Arkan menambahkan, pemerintah berkomitmen memberikan pelayanan dan perlindungan maksimal. Salah satu terobosan tahun ini adalah pembagian Kartu Nusuk yang dilakukan langsung di embarkasi untuk memudahkan jemaah saat berada di Arab Saudi nanti. (*)

Editor: Redaksi Wongkito
Redaksi Wongkito

Redaksi Wongkito

Lihat semua artikel

Related Stories