Puluhan Wartawan Ikuti Edukasi Solid Gold Berjangka

Suasana edukasi Produk Berjangka Komoditi yang diselenggarakan PT Solid Gold Berjangka Palembang

 

PALEMBANG, WongKito.co - Sebanyak 21 wartawan mengikuti edukasi Perdagangan Berjangka Komoditi yang diselenggarakan PT Solid Gold Berjangka Cabang Palembang.

"Sampai kini industri Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK) masih belum banyak yang memahami bisnis ini, sehingga edukasi kepada media diharapkan mampu mendorong perluasan sosialisasi," kata Kepala Cabang PT Solid Gold Berjangka Palembang Eko Nirwanto, Jumat (17/7).

Dia menjelaskan, aktivitas investasi di Kota Palembang dan kota/kabupaten lain di Sumsel masih didominasi sektor properti dan produk konvensional seperti tabungan dan deposito.


Hal itu, dinilai sangat wajar mengingat masih terbatasnya edukasi terkait industri PBK. Meskipun sesungguhnya di tengah tingginya tren harga emas seperti sekarang peluang mendapatkan margin begitu besar, ujar dia.

Eko menambahkan, saat ini iIndeks harga kontrak berjangka emas telah tembus $1800/troy ons. Dengan peluang range poin 15-20 poin.


"Investasi PBK tentunya disituasi saat ini akan lebih menguntungkan karena harga emas terus mengalami peningkatkan, bahkan belum mencapai puncak harga perkiraan," kata dia.

Minimnya, literasi menurut dia mengakibatkan kesalahapahaman di masyarakat yang menganggap bahwa risiko pada PBK disebabkan oleh perusahaan pialang berjangka.

Padahal secara mekanisme investasi, perusahaan pialang hanya sebagai broker bagi nasabah agar bisa melakukan transaksi di Bursa Berjangka.


"Jadi, nasabah yang melakukan transaksi dan kami hanya berhak menerima fee sebagai penyedia layanan transaksi" terang Eko.

Untuk pengaduan nasabah pun, setiap perusahaan pialang telah memiliki standar sesuai dengan Undang Undang dan Peraturan BAPPEBTI (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi) No. 125.

Yang jelas, setiap perusahaan pialang berjangka yang terdaftar resmi atau legal di BAPPEBTI memiliki payung hukum yang sah sebagai penyelenggara investasi di Perdagangan Berjangka Komoditi.

Sementara itu salah satu peserta, Ella mengaku edukasi ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan pemahaman terhadap beragam bentuk perdagangan yang dilakukan secara digital saat ini.

Selama ini, masyarakat hanya mengenal pasar saham atau di bursa efek saja, padahal industri PBK juga memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan keuntungan meskipun setoran minimalnya juga besar senilai Rp100 juta untuk 10 lot, kata dia.(ert/ril)

Bagikan
Nila Ertina

Related Stories