Saham BBCA hingga ADRO Dijual Asing, IHSG Anjlok 3,88% pada Sesi I

(null)

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sesi I ditutup anjlok usai libur Lebaran. IHSG siang ini turun 280 poin atau 3,88% ke 6.948,31.

Berdasarkan pantauan TrenAsia.com, Senin, 9 Mei 2022, IHSG dibuka pada level 7.154,92 langsung merosot tajam hingga sempat ke level 6.897.

Adapun nilai transaksi hingga siang ini mencapai Rp15,68 triliun. Hampir seluruh sektor alami pelemahan dengan sektor teknologi (IDXTECHNO) turun paling tajam hingga 4,98%.

Baca Juga :

Namun, ada dua sektor yang mengambil untung pada pelemahan IHSG. Adapun kedua sektor tersebut adalah sektor Energy (IDXENERGY) dan transportasi (IDXTRANS) yang masing-masing naik 0,65% dan 1,99%.

Sepanjang sesi I, asing melakukan aksi jual bersih terbesar di 3 saham, yaitu PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp784,82 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp485,66 miliar, dan PT Adaro Energy Tbk (ADRO) Rp210,89 miliar.

Sementara itu, saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp91,87 miliar, PT Adaro Mineral Indonesia TBk (ADMR) Rp76,13 miliar dan PT United Tractor Tbk (UNTR) Rp51,35 miliar.

Adapun saham-saham yang berada di jajaran top gainers, yaitu saham LAND naik Rp35 atau 34,31% ke Rp137, saham SMDR naik Rp480 atau 24% ke Rp2.480 dan saham IFSH naik Rp250 atau 22,73% ke Rp1.350.

Sedangkan, saham-saham yang berada di jajaran top losers, adalah saham DMMX turun Rp135 atau 6,98% ke Rp1.800, saham ASII turun Rp525 atau 6,93% ke Rp7.050, dan saham TFCO turun Rp55 atau 6,92% ke Rp740.

Tulisan ini telah tayang di www.trenasia.com oleh Fakhri Rezy pada 09 May 2022 

Editor: Susilawati
Bagikan

Related Stories