KabarKito
Siap-siap Warga Palembang yang Belum Vaksin, Besok Datang ke PIM ini Penjelasannya
PALEMBANG, Wongakito.co - Warga Palembang yang belum vaksin, ayo bersiaplah mulai besok, Sabtu (28/8/2021) Dinas Kesehatan Kota Palembang, akan melaksanakan vaksinasi COVID-19 dosis pertama bagi masyaraka di Palembang Indah Mal (PIM).
"Sebanyak 3.000 dosis pertama Vaksin Sinovac disiapkan untuk kegiatan tersebut," kata Plt Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Palembang, Mirza Susanty, mengutip bakohumaspalembang, Jumat (27/8/2021).
Dia menjelaskan bagi warga yang ingin divaksin mengisi formulir pendaftaran secara online terlebih dahulu.
" Setelah mendaftar, calon peserta vaksin akan menerima notifikasi undangan jadwal pelaksanaan vaksinasi," ujar Mirza.
Mirza menyebutkan, vaksinasi yang digelar selama lima hari mulai 28 Agustus hingga 1 September.
"Pelayanan dibuka mulai pukul 08.00 WIB dan pukul 13.00 WIB dengan tiap sesi dilayani 12 Nakes yang bertugas jadi akan ada dua tim di satu hari pelaksanaan vaksinasi nanti," kata Mirza.
Ia juga mengatakan, pengaturan tata laksana vaksinasi sentra ini guna mengantisipasi lonjakan masyarakat yang datang.
Dengan keterbatasan stok vaksin maka harus dilakukan pengaturan agar tak menimbulkan kerumunan massa.
"Kita tidak ingin nanti terjadi kerumunan lagi seperti belum lama ini, sehingga benar-benar diatur. Pendaftarannya pun harus online," ujar Mirza.
Kalaupun masyarakat nanti tidak kebagian di PIM, Dinkes juga akan kembali melaksanakan vaksinasi 4.000 dosis Astra Zenecca, bekerja sama dengan Poltekpar, yang juga diperuntukkan bagi masyarakat umum.
"Nanti silakan cari informasinya ke Poltekpar, karena untuk sistem pendaftaran juga melalui online yang disiapkan dari IT Dinkes dan Poltekpar. Waktunya mungkin pada awal September nanti," katanya.
Begitu juga di 31 Agustus, akan ada vaksinasi sentra di Gramedia World. Namun, kuotanya terbatas hanya 500 dosis dan itupun dikabarkan sudah terisi kuotanya.
"Kita sebenarnya ingin bisa melaksanakan vaksinasi lebih besar. Namun, ada kendala dengan ketersediaan vaksin. Kami terus berkoordinasi dengan pusat menyampaikan selalu kebutuhan vaksin yang diperlukan, termasuk dengan tingginya antusiasme warga yang ingin divaksin," kata Mirza. (*)

