Simak 8 Tips Rutinitas Perawatan Kulit yang Berkelanjutan

Ilustrasi wanita menggunakan skincare. (Freepik)

JAKARTA – Ingin mengurangi sampah dari produk kecantikan tanpa mengorbankan momen perawatan diri yang menyenangkan?

Meningkatkan keberlanjutan dalam rutinitas kecantikan telah muncul sebagai tren penting dalam beberapa tahun terakhir, untuk menghemat sumber daya. Jika kamu ingin menjadikan rutinitas kecantikan harianmu lebih ramah lingkungan, tidak ada waktu yang lebih baik untuk memulainya selain sekarang

Perawatan diri tidak harus merugikan planet. Dengan tips kecantikan zero-waste ini, kamu bisa menikmati perawatan diri tanpa merusak lingkungan.

Baca juga:

Tips Rutinitas Perawatan Kulit yang Berkelanjutan

Dilansir dari Doll Smash, beralih ke rutinitas kecantikan yang lebih berkelanjutan tidak hanya lebih baik untuk lingkungan tetapi juga untuk kulitmu. Melakukan perubahan kecil dalam kebiasaan kecantikanmu dapat memberikan dampak besar secara global:

1. Pilih Kemasan Minimalis dan Ramah Lingkungan

Kemasan plastik memberikan kontribusi besar terhadap timbulan sampah. Hindari produk yang dibungkus dengan plastik berlebihan atau bahan lain yang sulit didaur ulang. Sebagai gantinya, pilihlah kemasan sekali pakai yang bisa dikomposkan atau mudah didaur ulang.

Dengan mengambil langkah sederhana ini, kamu bisa mengurangi jumlah sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir dan memberi dampak positif bagi lingkungan.

2. Bawa dan Gunakan Kembali Tas Belanja

Membawa tas yang menampilkan nama dan logo merek bukanlah suatu keharusan untuk mendapatkan tampilan yang stylish, terutama jika akhirnya dibuang ke tempat sampah. Membawa tas belanja yang dapat digunakan kembali mengurangi sampah plastik sekaligus mendukung praktik berkelanjutan. Banyak toko di industri kecantikan kini menawarkan pilihan ramah lingkungan yang tahan lama sekaligus modis.

3. Daur Ulang Agar Lebih Hemat Sampah

Rutinitas kecantikan ramah lingkungan yang paling mudah adalah dengan mendaur ulang kemasan skincare. Alih-alih membuang botol atau jar kosong ke tempat sampah, periksa apakah kemasan tersebut bisa didaur ulang.

Cari simbol daur ulang pada kemasan dan pastikan membersihkannya sebelum didaur ulang. Tindakan sederhana ini dapat membantu mengurangi sampah dan mencegah bahan kimia berbahaya masuk ke tempat pembuangan akhir.

4. Pilih Wadah yang Bisa Diisi Ulang

Ilustrasi produk skincare. (Freepik)

Salah satu cara terbaik untuk memulai adalah dengan mengganti tisu basah dan kapas sekali pakai dengan kain bambu yang dapat digunakan kembali untuk membersihkan riasan. Selain lebih ramah lingkungan, kain pembersih riasan ini juga lembut di kulit.

Selain itu, memilih wadah isi ulang untuk produk perawatan pribadi seperti botol shampoo atau sheet mask dapat secara signifikan mengurangi jumlah sampah dari rutinitas skincare-mu.

5. Gunakan Produk Kecantikan yang Dapat Terurai Secara Alami

Salah satu cara membuat rutinitas kecantikan lebih ramah lingkungan adalah dengan memilih produk kecantikan yang dapat terurai secara alami. Pilih alternatif kecantikan yang terbuat dari bahan alami dan terbarukan yang dapat dengan mudah terurai tanpa membahayakan lingkungan.

Cari produk vegan yang bebas dari kekejaman terhadap hewan dan bebas dari produk sampingan hewani. Pilih produk dari merek yang memprioritaskan praktik berkelanjutan untuk membantu meminimalkan limbah dalam rutinitas perawatan kulitmu.

6. Investasikan pada Alat dan Isi Ulang yang Bisa Digunakan Kembali

Jangan lupa gunakan barang yang bisa dipakai ulang untuk mengurangi sampah, misalnya kapas organik sebagai pengganti kapas tradisional untuk membersihkan wajah, atau sikat mascara yang bisa dijadikan sikat alis untuk aplikasi lebih presisi.

Banyak merek kini juga menawarkan opsi isi ulang untuk produk seperti pelembap dan serum, sehingga mengurangi kebutuhan akan kemasan berlebih dan penggunaan plastik.

7. Gunakan Produk Serbaguna

Cari produk yang memiliki banyak fungsi, misalnya pelembap yang juga mengandung SPF atau pembersih wajah yang bisa sekaligus menjadi makeup remover. Selain mengurangi jumlah kemasan, cara ini juga mengurangi jumlah produk yang perlu dibeli dan digunakan.

8. Perhatikan Penggunaan Air

Cobalah untuk lebih sadar akan jumlah air yang digunakan saat mencuci wajah atau menggosok gigi. Gunakan teknik hemat air, seperti metode “one-and-done” di mana keran hanya dibuka sekali untuk membasahi wajah atau sikat gigi, lalu dimatikan saat menyelesaikan aktivitas.

Dengan menyadari penggunaan air, kamu bisa membantu melestarikan sumber daya ini sekaligus mengurangi dampak lingkungan.

9. Beli Produk dalam Jumlah Besar & Berasal dari Sumber Etis

 

Dengan membeli produk dalam jumlah lebih besar, kamu bisa mengurangi kemasan, biaya transportasi, polusi, dan godaan untuk membeli lebih banyak. Pilih produk yang memperhatikan praktik tenaga kerja yang adil serta merek makeup yang peduli lingkungan. Saat mencoba produk baru, pilih yang bersertifikat, yang menjamin produk bebas dari kekejaman terhadap hewan.

Konsumen memiliki kekuatan untuk menggunakan keputusan pembelian mereka guna mendukung merek yang selaras dengan nilai-nilai mereka dan membelanjakan uang mereka untuk produk yang efektif dan berkelanjutan.

Tulisan ini telah tayang di www.trenasia.id oleh Distika Safara Setianda pada 01 Feb 2026 

Bagikan

Related Stories