BucuKito
Tak hanya Ngabuburit, Kambang Iwak juga Destinasi Berburu Takjil
PALEMBANG, WongKito.co – Menjelang waktu berbuka puasa, kawasan Kambang Iwak, menjadi destinasi favorit warga Palembang untuk menghabiskan waktu menunggu azan Maghrib atau yang kerap disebut ngabuburit. Sejak sore hari, suasana di sekitar danau kota ini tampak ramai dipadati pengunjung dari berbagai kalangan, mulai dari anak muda hingga orang tua.
Di bawah rindangnya pepohonan dan semilir angin sore, masyarakat menikmati suasana santai sambil berburu takjil. Di sepanjang taman Kambang Iwak, puluhan pedagang menjajakan beragam makanan dan minuman berbuka puasa. Mulai dari gorengan, aneka kue tradisional, es buah, hingga jajanan kekinian dengan harga yang terjangkau ditawarkan kepada pengunjung.
Salah satu pedagang tahu walik dan cireng, Akna (20), mengaku dagangannya kerap ludes terjual setiap hari selama bulan Ramadan.
“Biasanya mulai buka jam empat sore. Kalau lagi ramai seperti sekarang, sekitar 1.000 tahu walik dan cireng bisa habis terjual,” ujarnya, dibincangi Sabtu (7/3/2026).
Baca Juga:
- Kia New Sonet, Berkendara Nyaman dan Tenang Selama Ramadan
- Cek 7 Tips Hindari Gaya Hidup Konsumtif Jelang Lebaran
- IWD: Aksi Diam Rebut Kembali Keadilan Ruang Masyarakat Marginal
Menurutnya, momen Ramadan menjadi waktu paling ramai dibandingkan hari biasa. Banyaknya pengunjung yang datang untuk mencari takjil membawa berkah tersendiri bagi para pedagang musiman maupun pedagang tetap di kawasan tersebut.
Tidak hanya membeli makanan untuk berbuka, sebagian warga juga datang sekadar menikmati suasana sore bersama teman dan keluarga. Beberapa terlihat duduk di pinggir danau, berolahraga ringan, hingga berfoto bersama.
Suasana biasanya akan semakin ramai menjelang waktu berbuka puasa, pengunjung Kambang Iwak akan tampak memadati pedagang-pedagang yang menjual berbagai makanan dan minuman.
Salah satu pengunjung, Dea Azahra Adelia (24), mengatakan ia lebih memilih Kambang Iwak dibandingkan tempat lain untuk mencari takjil.
“Di sini makanannya lebih variatif dan harganya juga murah. Jadi kalau cari takjil lebih gampang, hampir semua ada,” katanya.
Selain menjadi pusat kuliner, Kambang Iwak juga dikenal sebagai ruang terbuka publik yang nyaman dan strategis di tengah kota. Akses yang mudah serta suasana yang asri menjadikan kawasan ini selalu dipadati warga tidak hanya setiap Ramadan.(Magang/Echa Cahya Zahira)

