Senin, 04 Mei 2026 18:25 WIB
Penulis:Susilawati

PALEMBANG, WongKito.co - Tingkat deflasi month to month (m-to-m) Provinsi Sumatera Selatan pada April 2026 sebesar 0,04 persen dan tingkat inflasi year to date (y-to-d) sebesar 0,88 persen.
Pada April 2026 terjadi inflasi year on year (y-on-y) Provinsi Sumatera Selatan sebesar 1,63 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 111,09, kata Kepala BPS Provinsi Sumatera Selatan, Moh. Wahyu Yulianto pada release BPS di Palembang, Senin (4/4).
Menurut dia, inflasi tertinggi terjadi di Kota Lubuklinggau sebesar 1,79 persen dengan IHK sebesar 109,44.
Sedangkan inflasi terendah terjadi di Kabupaten Ogan Komering Ilir sebesar 1,32 persen. dengan IHK sebesar 113,06, katanya.
Baca juga:
Ia mengatakan, inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks kelompok pengeluaran, yaitu kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,92 persen; Kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,35 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,35 persen.
Selanjutnya kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,41 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,64 persen; kelompok transportasi sebesar 0,02 persen; kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0.35 persen; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 1,21 persen;
Kemudian kelompok pendidikan sebesar 0,98 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 1,47 persen; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 12,37 persen, ujarnya.