Awal Pekan Menguat, Momentum Positif Terjaga

Selasa, 24 Februari 2026 12:00 WIB

Penulis:Redaksi Wongkito

Editor:Redaksi Wongkito

ilustrasi karet
Ilustrasi karet (ist)

PALEMBANG, WongKito.co - Memasuki awal pekan, harga karet global kembali menguat. Kenaikan ini mempertegas momentum positif yang masih terjaga setelah penutupan pekan lalu yang stabil.

Sekretaris DPW Asosiasi Petani Karet Indonesia (Apkarindo Sumsel), Rudi Arpian menjelaskan, pembebasan tarif ekspor ke Amerika Serikat sebesar 0 persen bisa menjadi peluang besar bagi ekspor karet Sumsel. 

Indonesia dan AS telah mencapai kesepakatan untuk menurunkan tarif hingga nol persen pada sejumlah produk, termasuk karet, yang merupakan salah satu komoditas utama Sumsel. 

“Dengan tarif 0 persen, produk karet Sumsel akan lebih kompetitif di pasar AS, sehingga dapat meningkatkan volume ekspor dan pendapatan bagi para petani dan eksportir karet,” terang dia dalam keterangan tertulis yang dikutip, Selasa (24/2/2026).

Selain itu, kesepakatan ini juga dapat meningkatkan daya saing produk karet Indonesia di pasar global, karena tarif 0 persen membuat produk karet Indonesia lebih murah dibandingkan dengan produk dari negara lain. 

Namun, perlu diingat bahwa ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan, seperti kualitas produk, kemampuan produksi, dan persaingan dengan produk karet dari negara lain. Oleh karena itu, para petani dan eksportir karet Sumsel perlu meningkatkan kualitas produk dan kemampuan produksi untuk memanfaatkan peluang ini.

Menurutnya, dalam jangka pendek, pembebasan tarif ekspor ke AS dapat meningkatkan pendapatan bagi para petani dan eksportir karet Sumsel. "

Namun, dalam jangka panjang, perlu ada upaya untuk meningkatkan nilai tambah produk karet. seperti pengolahan karet menjadi produk jadi, untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. (*)