Public Speaking untuk Siswa MTS Manarul Huda

Public Speaking untuk Siswa MTS Manarul Huda (Foto WongKito.co/ist)

SUASANA kelas di MTs Manarul Huda pagi itu terasa berbeda dari biasanya. Ruangan yang sehari-hari digunakan untuk kegiatan belajar mengajar berubah menjadi ruang diskusi yang hidup dan penuh semangat. Para siswa mengikuti kegiatan edukasi public speaking yang diselenggarakan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Raden Fatah Palembang Kelompok 393 dengan antusias.

Kegiatan berlangsung selama dua hari di lingkungan sekolah. Dilaksanakan langsung di dalam kelas agar siswa lebih nyaman dan mudah berinteraksi.

Pada hari pertama, Rabu (4/2/2026), kegiatan diikuti oleh siswa kelas IX. Para siswa terlihat antusias mengikuti materi yang disampaikan. Mereka diajak memahami pentingnya keberanian berbicara di depan umum, cara mengatur suara, penggunaan bahasa tubuh, hingga teknik menyampaikan pesan dengan jelas.

Sementara itu, pada Jumat (6/2/2026), giliran siswa kelas VIII mengikuti kegiatan yang sama.

Baca Juga:

Situasi kelas pun tak kalah meriah. Banyak siswa yang awalnya ragu untuk tampil, namun perlahan mulai berani maju ke depan kelas setelah mendapat dukungan dari teman-temannya.

Dwi dan Alena, siswa MTs Manarul Huda mengungkapkan kegiatan ini sangat membantu perkembangan mental siswa. “Kegiatan seperti ini sangat baik untuk melatih keberanian siswa sejak dini. Anak-anak jadi lebih percaya diri untuk berbicara di depan teman-temannya," kata dia.

Hal serupa disampaikan oleh Ketua Tim Mahasiswa KKN, Muhammad Alvin Asyra Pratama, yang menjelaskan bahwa kemampuan berbicara di depan umum sangat penting dimiliki siswa sejak sekolah.

"Kami berharap siswa tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga berani menyampaikan pendapat dan ide mereka, baik di sekolah maupun di masyarakat," kata dia.

Kegiatan yang berlangsung di MTs Manarul Huda  ini pun ditutup dengan sesi praktik langsung. Para siswa satu per satu mencoba berbicara di depan kelas, disambut tepuk tangan teman-teman mereka.

Tepuk tangan tersebut menjadi tanda bahwa kegiatan bukan hanya sekadar program sekolah, tetapi juga langkah awal tumbuhnya rasa percaya diri siswa. Dari ruang kelas sederhana, keberanian baru mulai tumbuh—mempersiapkan generasi muda untuk berbicara, berpendapat, dan bermimpi lebih besar di masa depan.

Tingkatkan Rasa Percaya Diri

Sementara pagi itu, di musala SMP PGRI 2 Palembang tidak hanya menjadi tempat ibadah. Ruangan yang biasanya hening berubah menjadi ruang belajar yang hangat dan penuh semangat. Puluhan siswa kelas VIII dan IX duduk bersila, menyimak dengan antusias materi yang disampaikan oleh kakak-kakak mahasiswa.

Selama dua hari, Selasa dan Kamis, (3 dan 5 Februari 2026), mahasiswa KKN Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang menggelar sosialisasi edukasi dasar.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB ini bertujuan membekali siswa dengan kemampuan dasar berbicara di depan umum sejak dini. Melalui metode penyampaian yang interaktif dan komunikatif, mahasiswa KKN memberikan pemahaman mengenai pentingnya kepercayaan diri, penguasaan materi, teknik vokal, penggunaan bahasa tubuh, hingga cara menyampaikan pesan dengan jelas dan menarik.

Awalnya, beberapa siswa tampak ragu saat diminta maju ke depan. Namun, seiring berjalannya kegiatan, keberanian mereka mulai tumbuh. Dukungan dari teman-teman serta suasana musala yang terasa akrab membuat siswa lebih nyaman untuk mencoba berbicara dan mengungkapkan pendapat.

Baca Juga:

Salah satu guru SMP PGRI 2 Palembang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai kegiatan ini sangat bermanfaat bagi pengembangan karakter siswa.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan sosialisasi public speaking yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN UIN Raden Fatah Palembang. Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk melatih keberanian dan kepercayaan diri siswa kami, agar mereka lebih berani berbicara dan menyampaikan pendapat di depan umum,” ujarnya.

Mahasiswa KKN UIN Raden Fatah Palembang menyampaikan bahwa public speaking merupakan keterampilan dasar yang penting dimiliki generasi muda, baik untuk lingkungan sekolah maupun kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan ini, mereka berharap siswa mampu mengenali potensi diri dan memiliki keberanian untuk tampil percaya diri.

Menjelang akhir kegiatan, tepuk tangan itu menjadi penanda bukan hanya berakhirnya acara, tetapi juga lahirnya kepercayaan diri baru. Dari musala SMP PGRI 2 Palembang, suara-suara remaja mulai berani terdengar siap menyampaikan gagasan dan mimpi mereka ke masa depan.(*)


Related Stories