Cek 5 Olahraga Setelah Lebaran Agar Tubuh Tetap Langsing

Sabtu, 21 Maret 2026 17:11 WIB

Penulis:Susilawati

Gerakan dalam yoga, Butterfly Pose
Gerakan dalam yoga, Butterfly Pose. (Freepik)

JAKARTA,  – Hari Raya Idulfitri adalah momen berkumpul dengan keluarga, dan biasanya dalam perayaan ini banyak makanan lezat. Musim libur Lebaran seringkali membawa kegembiraan dan perayaan, tetapi juga dapat meninggalkan kita dengan hadiah yang tidak diinginkan berupa kenaikan berat badan selama liburan.

Jika kamu ingin mengatur ulang rutinitasmu, mendapatkan kembali energi, dan menurunkan berat badan setelah liburan, kabar baiknya adalah kamu tidak memerlukan diet ekstrem atau olahraga yang melelahkan.

Tentu saja, dalam hal penurunan berat badan, selalu ada keseimbangan antara olahraga dan diet. Secara umum, hasil terbaik didapatkan dari kebiasaan makan sehat yang konsisten dikombinasikan dengan olahraga teratur.

Baca juga:

Olahraga yang Bisa Dilakukan Agar Tubuh Tetap Langsing Setelah Lebaran

Dilansir dari berbagai sumber, berikut olahraga yang bisa dilakukan setelah Lebaran agar tubuh tetap langsing:

1. Jalan Kaki

Salah satu aktivitas fisik yang ringan dan mudah dilakukan adalah berjalan kaki. Mengutip Better Health, jalan kaki selama kurang lebih 30 menit setiap hari dapat membantu mengurangi lemak berlebih dalam tubuh serta meningkatkan kekuatan dan ketahanan otot.

Agar manfaatnya lebih optimal, kamu bisa meningkatkan intensitas dengan melakukan jalan cepat atau brisk walking. Caranya, awali dengan berjalan santai mengelilingi taman atau area sekitar rumah pada pagi hari selama sekitar 15 menit, kemudian lanjutkan dengan berjalan cepat selama 10 menit.

Jika durasi 30 menit terasa terlalu berat, kamu dapat memulainya dari 10 menit terlebih dahulu, lalu secara bertahap menambah durasi menjadi 15 hingga 20 menit di hari-hari berikutnya.

2. Berlari

Ilustrasi Perempuan Berlari (Freepik)

Berlari dapat memberikan banyak manfaat yang sama seperti berjalan kaki. Namun, berlari membakar kalori hampir dua kali lipat dibandingkan berjalan kaki, yang akan menghasilkan penurunan berat badan yang lebih besar secara keseluruhan.

Aktivitas ini mampu membakar sekitar 900 hingga 1.500 kalori. Selain itu, lari juga efektif untuk membentuk berbagai bagian tubuh, seperti betis, paha depan, hingga otot perut. Olahraga ini juga dapat membantu menurunkan berat badan, menjaga kesehatan jantung, dan mengurangi risiko terkena kanker.

Aktivitas ini tergolong praktis karena mudah dilakukan dan tidak memerlukan perlengkapan khusus. Sebagai langkah awal, Anda bisa mencoba berlari selama 20-30 menit sebanyak 2 hingga 4 kali dalam seminggu.

3. Bersepeda

Bersepeda merupakan olahraga yang cocok untuk semua kalangan, mulai dari pemula hingga atlet. Aktivitas ini tergolong low-impact sehingga tidak memberikan tekanan berlebih pada sendi.

Selain efektif membantu menurunkan berat badan, bersepeda juga dapat meningkatkan sensitivitas insulin serta mengurangi risiko penyakit jantung. Tak hanya menyehatkan jantung, masih banyak manfaat lain dari bersepeda yang perlu kamu ketahui lebih lanjut.

Bersepeda dengan kecepatan sedang selama 30 menit dapat membakar sekitar 210-294 kalori. Kamu bisa memulainya dengan bersepeda santai mengelilingi taman pada pagi atau sore hari selama 30 menit. Jika ingin membakar lebih banyak kalori, durasinya dapat ditingkatkan menjadi sekitar 40 menit.

4. Berenang

Berenang juga merupakan salah satu olahraga untuk membakar kalori karena hampir seluruh bagian tubuh bergerak saat melakukannya. Dalam satu jam, berenang dapat membakar sekitar 600-900 kalori, tergantung pada gaya yang digunakan.

Beberapa gaya renang yang dikenal mampu membakar kalori lebih besar antara lain gaya kupu-kupu, punggung, dan dada.

Kamu bisa memulai dengan berenang selama sekitar 20-40 menit dengan intensitas ringan atau menyesuaikan dengan kenyamanan tubuh. Jangan lupa melakukan pemanasan selama 5-10 menit sebelum berenang agar dapat mengurangi risiko cedera.

5. Yoga

Yoga adalah salah satu olahraga ringan yang bisa kamu lakukan setelah Lebaran. Aktivitas ini bermanfaat untuk meningkatkan kekuatan, keseimbangan, serta fleksibilitas otot dan sendi. Selain itu, rutin berlatih yoga juga dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan membuat tubuh terasa lebih rileks.

Meski yoga bisa dipelajari melalui buku atau video, sebaiknya cobalah di kelas dengan bimbingan instruktur. Hal ini karena beberapa gerakan yoga cukup kompleks dan berisiko menimbulkan cedera jika dilakukan dengan teknik yang kurang tepat.

Untuk hasil yang optimal, kamu bisa melakukan yoga setidaknya tiga kali dalam seminggu dengan durasi sekitar 30 menit hingga satu jam.

Tulisan ini telah tayang di www.trenasia.id oleh Distika Safara Setianda pada 21 Mar 2026