Cek! Ini Peluang dan Gaji Bekerja di Eropa Timur

Senin, 09 Februari 2026 08:24 WIB

Penulis:Nila Ertina

Polandia
Polandia (ist)

JAKARTA, WongKito.co - Negara-negara Eropa Timur, seperti Republik Ceko dan Polandia bisa dijadikan tujuan alternatif bagi pencari kerja Indonesia, terutama di sektor Teknologi Informasi (IT) dan manufaktur. 

Meskipun hingga kini  rata-rata gaji masih berada di bawah Eropa Barat, kombinasi biaya hidup yang lebih rendah, permintaan tenaga ahli tinggi, serta akses ke pasar Uni Eropa menjadikan kawasan ini tetap kompetitif secara finansial.

Dikutip laporan berjudul “Labor market in Central and Eastern Europe, statistics & facts,” yang disajikan oleh lembaga Statista, Kamis (5/2/2026), berikut analisis pasar tenaga kerja Eropa Timur, meliputi gambaran gaji tahunan bersih dan peluang kerja di sejumlah negara utama.

Baca Juga:

Republik Ceko mencatat rata-rata gaji tahunan bersih sekitar €11.420, setara dengan Rp226,4 juta per tahun bila berpatok kurs Rp19.833, per Euro. Negara ini mengalami kekurangan tenaga IT yang cukup parah, terutama untuk software developer, data engineer, dan cybersecurity specialist

Selain IT, sektor manufaktur dan layanan bisnis juga berkembang pesat. Namun, biaya hidup di kota besar seperti Praha relatif lebih tinggi dibandingkan negara Eropa Timur lainnya.

Polandia menawarkan rata-rata gaji bersih €10.405 per tahun atau sekitar Rp206,3 juta. Mendapat label sebagai negara dengan ekonomi terbesar di Eropa Timur, Polandia menjadi pusat manufaktur, konstruksi, serta IT outsourcing

Kota seperti Warsaw, Krakow, dan Wroclaw menjadi magnet bagi tenaga profesional asing, meski persaingan kerja di pusat kota terbilang ketat.

Hungaria memiliki rata-rata gaji bersih tahunan €9.488, setara Rp188,2 juta. Negara ini dikenal sebagai basis industri otomotif dan manufaktur Eropa, serta mulai mengembangkan sektor IT. Kelemahannya, upah rata-rata masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan negara Eropa Tengah lainnya.

Romania mencatat rata-rata gaji bersih €8.495 per tahun atau sekitar Rp168,4 juta. Meski nominal gaji lebih kecil, sektor IT dan layanan bisnis di negara ini tumbuh sangat cepat. Romania menjadi tujuan favorit nearshoring perusahaan Eropa Barat, walau beban pajak dan jaminan sosial relatif lebih tinggi.

Bulgaria berada di posisi terbawah dengan rata-rata gaji bersih €6.386 per tahun, setara Rp126,6 juta. Namun, Bulgaria memiliki biaya tenaga kerja terendah di Uni Eropa dan mencatat pertumbuhan upah riil yang cukup tinggi. Negara ini menarik bagi investor dan perusahaan rintisan IT, meski daya tarik gaji masih terbatas.

Sektor Pekerjaan, Kelebihan dan Kekurangan

Permintaan tenaga kerja tertinggi di Eropa Timur saat ini berada di sektor Teknologi Informasi (IT) dan manufaktur/rekayasa. Sekitar 65 persen perusahaan di Jerman, Republik Ceko, dan Austria melaporkan kesulitan mendapatkan tenaga IT, sehingga mendorong relokasi dan outsourcing ke Eropa Timur.

Sementara itu, manufaktur, khususnya otomotif, elektronik, dan komponen industri, tetap menjadi tulang punggung ekonomi kawasan ini berkat tenaga kerja terampil dan biaya produksi yang lebih efisien.

Salah satu keunggulan utama bekerja di Eropa Timur adalah keseimbangan antara gaji dan biaya hidup. Meski gaji nominal lebih rendah dibandingkan Jerman atau Prancis, daya beli pekerja di Polandia dan Ceko sering kali lebih baik dibandingkan pekerja bergaji lebih tinggi di Eropa Barat.

Selain itu, pengalaman kerja di Eropa Timur kerap menjadi batu loncatan menuju perusahaan multinasional, membuka peluang karier jangka panjang di pasar global.

Di sisi lain, kesenjangan gaji dengan Eropa Barat masih menjadi tantangan utama. Untuk posisi yang sama, selisih pendapatan bisa cukup signifikan.

Baca Juga:

Hambatan bahasa dan budaya juga perlu diperhitungkan. Di luar sektor internasional dan ibu kota, bahasa lokal sangat dominan. Ditambah lagi, birokrasi izin tinggal dan kerja bagi warga non-Uni Eropa bisa cukup rumit dan memakan waktu.

Meski memiliki keterbatasan, Eropa Timur menunjukkan tren pertumbuhan upah riil yang positif, khususnya di Rumania dan Bulgaria. Bagi tenaga kerja dengan keahlian spesifik seperti software development, cloud computing, dan teknik manufaktur kawasan ini tetap menawarkan peluang finansial yang menarik dengan biaya hidup yang lebih terkendali.

Dengan melakukan riset negara tujuan secara matang dan spesialisasi yang tepat, bekerja di Eropa Timur dapat menjadi langkah strategis untuk membangun karier internasional.

Tulisan ini telah tayang di www.trenasia.id oleh Muhammad Imam Hatami pada 08 Feb 2026