Danamon Edukasi Literasi Keuangan Siswa SMA di Jambi

Senin, 03 Agustus 2026 15:55 WIB

Penulis:Nila Ertina

Ketiga dari kiri: Helmiyani (Deputi Kepala OJK Provinsi Jambi); keempat dari kiri: Thamrin Tambunan (Regional Corporate Ofifiicer, Danamon Sumatera wilayah 2); kelima dari kiri: Agus (Kepala Yayasan Suria Harapan School); keenam dari kiri: Iqbal Maulana (Sustainability Finance Head Danamon)
Ketiga dari kiri: Helmiyani (Deputi Kepala OJK Provinsi Jambi); keempat dari kiri: Thamrin Tambunan (Regional Corporate Ofifiicer, Danamon Sumatera wilayah 2); kelima dari kiri: Agus (Kepala Yayasan Suria Harapan School); keenam dari kiri: Iqbal Maulana (Sustainability Finance Head Danamon) (Foto Ist)

JAMBI,  WongKito.co – PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) memperkuat komitmennya dalam mendukung pendidikan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) berupa edukasi literasi keuangan dan revitalisasi perpustakaan di Suria Harapan School, Jambi.

Program bertema "Belajar Mengelola Keuangan Sejak Dini untuk Masa Depan yang Lebih Baik" tersebut digelar pada 28 Juli 2026 dan diikuti siswa-siswi tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), guru, serta jajaran pimpinan sekolah.

Kegiatan ini turut dihadiri Deputi Kepala OJK Provinsi Jambi Helmiyani, Regional Corporate Officer Danamon Sumatera Wilayah 2 Thamrin Tambunan, Sustainability Finance Head Danamon Iqbal Maulana, serta Kepala Yayasan Suria Harapan School Agus.

Baca Juga:

Program ini merupakan bagian dari dukungan Danamon terhadap implementasi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 3 Tahun 2023 tentang Peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan di Sektor Jasa Keuangan bagi Konsumen dan Masyarakat.

Deputi Kepala OJK Provinsi Jambi, Helmiyani, mengatakan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) masih menunjukkan adanya kesenjangan sebesar 14,02 persen antara tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat Indonesia.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi alasan penting bagi OJK untuk terus mendorong pelaksanaan berbagai program edukasi keuangan, terutama bagi pelajar yang menjadi salah satu segmen prioritas.

(Ki-Ka) Thamrin Tambunan (Regional Corporate Officer, Danamon Sumatera wilayah 2), Agus (Kepala Yayasan Suria Harapan School), Iqbal Maulana (Sustainability Finance Head Danamon), melaksanakan serah terima donasi interior perpustakaan sekolah di lokasi acara.

"Kami mengapresiasi komitmen Danamon yang turut berperan aktif mendukung peningkatan literasi keuangan melalui kegiatan edukasi bagi generasi muda. Kolaborasi regulator, industri jasa keuangan, dan institusi pendidikan sangat penting untuk membekali pelajar dalam mengelola keuangan secara bijak sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap investasi ilegal, pinjaman online ilegal, maupun praktik judi online," ujarnya.

Regional Corporate Officer Danamon Sumatera Wilayah 2, Thamrin Tambunan, mengatakan literasi keuangan merupakan bekal penting bagi generasi muda agar mampu mengambil keputusan finansial secara tepat di masa depan.

"Melalui program ini kami ingin mendukung terciptanya masyarakat yang cerdas finansial. Inisiatif ini juga sejalan dengan komitmen Danamon untuk tumbuh bersama masyarakat dan memberikan dampak positif bagi lingkungan serta komunitas tempat kami beroperasi," katanya.

Selain memberikan edukasi literasi keuangan, Danamon juga menyerahkan bantuan revitalisasi interior perpustakaan Suria Harapan School sebagai upaya memperkuat budaya literasi di lingkungan sekolah.

Baca Juga:

Bantuan tersebut meliputi rak buku, meja baca, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya yang diharapkan mampu menciptakan ruang belajar yang lebih nyaman sekaligus meningkatkan minat baca para siswa.

Thamrin berharap program tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang, tidak hanya dalam meningkatkan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan, tetapi juga mendorong lahirnya generasi muda yang gemar belajar, berpikir kritis, dan mampu merencanakan masa depan dengan lebih baik.

Program CSR ini menjadi salah satu bentuk kontribusi Danamon dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan sekaligus memperluas literasi dan inklusi keuangan di Indonesia melalui kolaborasi dengan dunia pendidikan.(*)