Sosialisasi Pencegahan KDRT Mahasiswa KKN UIN Dinilai Tingkatkan Kesadaran Warga

Sosialisasi Pencegahan KDRT Mahasiswa KKN UIN Dinilai Tingkatkan Kesadaran Warga (Foto ist)

PRABUMULIH, WongKito.co — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) menggelar sosialisasi pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Desa Gunung Kemala, Kota Prabumulih, Sabtu (1/8/2026). Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari warga setempat yang menilai edukasi ini sangat penting untuk membangun keharmonisan keluarga.

Salah seorang warga, Nurlia, menyampaikan apresiasinya atas materi pencegahan KDRT yang disampaikan oleh narasumber, Ustaz Amirul. Menurutnya, pemahaman mengenai pencegahan KDRT sangat dibutuhkan oleh pasangan suami istri dalam mengarungi kehidupan berumah tangga.

"Menurut ibu, bagus. Untuk yang berumah tangga bisa mengajari suami dan istri lebih baik lagi dari penjelasan yang disampaikan anak-anak KKN tentang KDRT," ujar Nurlia.

Baca Juga:

Ia menambahkan, edukasi mengenai KDRT menjadi bekal berharga bagi masyarakat agar terhindar dari konflik rumah tangga dan mampu menciptakan hubungan keluarga yang lebih harmonis.

Selain memberikan materi pencegahan KDRT, mahasiswa KKN UIN juga menyelipkan pengenalan pemanfaatan dompet digital guna meningkatkan literasi keuangan warga. Meski transaksi digital belum lazim digunakan di lingkungannya, Nurlia menilai informasi tersebut tetap berguna di era modern saat ini.

"Kalau dompet digital memang di sini belum ada, tapi insyaallah semampunya pasti belajar," ungkapnya.

Baca Juga:

Melihat besarnya manfaat kegiatan ini, Nurlia menyarankan agar sosialisasi serupa di masa mendatang dapat difasilitasi oleh pihak kelurahan agar jangkauan peserta menjadi lebih luas.

"Kalau lebih bagus di kantor lurah, pengundangannya dibuatkan sama Pak Lurah, jadi masyarakat yang lain juga diundang, jangan hanya di satu masjid," sarannya.

Ia berharap program edukasi seperti ini dapat terus berjalan secara berkelanjutan.

"Sosialisasi ini bermanfaat bagi masyarakat yang mendengar dan bisa mengedukasi masyarakat yang lebih luas," kata dia.(*)
 


Related Stories