ojk
Selasa, 07 Juli 2026 09:44 WIB
Penulis:Nila Ertina

PALEMBANG, WongKito.co – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan memperkuat literasi dan inklusi keuangan digital bagi generasi muda melalui Sultan Muda Fair 2026 yang digelar di Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan, Palembang, Senin (6/7/2026).
Mengusung tema "Cakap Digital, Cerdas Finansial, dan Siap Berkarya", kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem kewirausahaan digital sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap inovasi keuangan digital (IKD) yang aman, bertanggung jawab, dan produktif.
Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Adi Budiarso, mengatakan transformasi digital telah membuka peluang besar untuk memperluas akses layanan keuangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Namun, menurutnya, perkembangan tersebut harus diimbangi dengan peningkatan literasi keuangan masyarakat.
"Di era sekarang, tidak cukup hanya cakap menggunakan teknologi, kita juga harus cerdas mengelola keuangan dan siap berkarya serta berwirausaha sehingga dapat mendukung kemajuan ekonomi daerah," ujar Adi.
Baca Juga:
Ia menegaskan OJK terus mendorong pengembangan inovasi keuangan digital yang aman, inklusif, dan berkelanjutan dengan tetap mengedepankan perlindungan konsumen sebagai fondasi utama ekosistem keuangan digital.
Adi juga mengungkapkan, hingga Mei 2026 jumlah akun konsumen aset kripto di Indonesia mencapai 22,4 juta dengan nilai transaksi hampir Rp122 triliun hanya dalam lima bulan pertama tahun ini. Mayoritas pengguna aset kripto berasal dari kalangan generasi muda.
Selain itu, sejak Mei 2022 hingga Mei 2026, industri aset kripto telah memberikan kontribusi terhadap penerimaan negara sebesar Rp2,06 triliun.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, menyatakan dukungannya terhadap Program Sultan Muda sebagai upaya membangun ekosistem ekonomi digital di daerah.
Menurut Herman, Sumatera Selatan memiliki sekitar 600 ribu pelaku UMKM yang berpotensi berkembang melalui pemanfaatan teknologi digital dan dukungan pembiayaan.
"Kita punya 600 ribu pelaku UMKM di Sumsel, dan Program 100.000 Sultan Muda bukan sekadar slogan, tetapi peluang nyata bagi generasi muda untuk tumbuh dan membangun jejaring pasar," katanya.
Kepala OJK Provinsi Sumatera Selatan, Arifin Susanto, mengatakan Sultan Muda Fair 2026 merupakan bagian dari penguatan Program 100.000 Sultan Muda yang kini diperkuat dengan kehadiran Sultan Muda Sumsel Center (SMSC) di Gedung OJK Sumsel.
SMSC akan menjadi pusat kolaborasi, edukasi, kurasi, dan akselerasi bagi pengusaha muda di Sumatera Selatan agar mampu mengembangkan usaha berbasis inovasi dan teknologi digital.
Dalam kegiatan tersebut, OJK bersama para mitra juga meluncurkan sejumlah program, di antaranya pemberian 1.000 akun Canva Premium bagi pengusaha muda dengan nilai bantuan mencapai Rp1,14 miliar, penyelenggaraan Digital Financial Literacy & Youngpreneur Summit, Digital Creative Workshop with Canva, Financial & Entrepreneur Expo, serta soft launching Kredit Sultan Muda untuk memperluas akses pembiayaan bagi UMKM dan wirausaha muda.
Baca Juga:
Sultan Muda Fair 2026 diikuti sekitar 500 peserta secara luring dan daring yang terdiri atas mahasiswa, pelaku UMKM muda, komunitas kreatif, serta generasi muda dari berbagai daerah di Sumatera Selatan.
Hingga saat ini, tercatat 10.264 pengusaha muda telah bergabung dalam Program Sultan Muda Sumatera Selatan sejak diluncurkan pada 16 Mei 2025.
Melalui kegiatan ini, OJK berharap literasi keuangan digital masyarakat semakin meningkat, akses pembiayaan bagi UMKM semakin luas, serta lahir lebih banyak wirausaha muda yang kreatif, adaptif, dan berdaya saing dalam mendukung transformasi ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan.(ril)
6 bulan yang lalu