isra mikraj
Jumat, 13 Februari 2026 21:09 WIB
Penulis:Nila Ertina

PALEMBANG, WongKito.co - Beragam kegiatan diselenggarakan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang, Angkatan 84 Kelompok 63 mulai dari sosialisasi Zakat Fun Day dan Edukasi Tabungan Pintar dari bahan bekas di SDN 01 Desa Talang Pangeran Ilir, Kecamatan Pemulutan Barat, Kabupaten Ogan Ilir, Kamis (12/2/2026).
Ketua KKN Angkatan 84 Kelompok 63, Dandy Aprianka menjelaskan beragam kegiatan tersebut bertujuan menanamkan nilai-nilai keislaman sejak dini serta membangun kebiasaan menabung dan mengelola uang.
"Ajang tersebut juga mengingatkan generasi muda betapa pentingnya zakat dan menabung sejak dini," kata dia.
Menurut dia program tersebut dirancang oleh mahasiswa KKN dengan konsep edukatif dan menyenangkan agar materi yang diberikan mudah diikuti oleh anak-anak.
Baca Juga:
Dalam sesi Zakat Fun Day, mahasiswa KKN memperkenalkan beberapa materi dasar, seperti pengertian zakat, tujuan, dan siapa saja yang berhak menerima zakat, tambah dia.
Agar lebih menarik, Dandy mengungkapkan penyampaian dikemas dengan cerita interaktif, permainan, kuis, dan simulasi sederhana sehingga siswa tidak hanya mendengarkan penjelasan, tetapi juga interaksi dua arah.
Kemudian, program Tabungan Pintar dengan membuat celengan dari bahan bekas pada sesi selanjutnya dengan mengajak siswa membuat celengan atau tabungan menggunakan botol plastik, kardus bekas, dan bahan daur ulang lainnya.
Berbeda dengan sesi sebelumnya pada program Tabungan Pintar ini juga mendorong kesadaran siswa akan pentingnya menjaga lingkungan melalui pemanfaatan barang bekas.
Sementara vKepala sekolah SDN 01 Pemulutan Barat, Kabupaten Ogan Ilir, Riza Pahlevi mengungkapkan bahwa program yang memberikan manfaat dan edukasi seperti ini bisa membentuk kebiasaan anak-anak menjadi lebih peduli kepada lingkungan dan sesama.
"Kami sangat berterima kasih kepada adik-adik mahasiswa KKN menyelenggarakan kegiatan yang sangat mendidik, kreatif dan sesuai dengan karakter anak sekolah dasar.
Anak-anak jadi lebih paham tentang berbagi melalui zakat, rajin menabung dan peduli terhadap lingkungan," kata dia.
Ia juga menambahkan minat siswa yang ingin mengikuti kegiatan sangat antusias dan sudah dikoordinasikan beberapa hari sebelumnya. Tetapi kegiatan ini hanya difokuskan pada siswa kelas 5 dan 6 saja agar lebih efektif.
Dandy menambahkan secara keseluruhan, kegiatan ini juga menjadi bentuk pengabdian mahasiswa KKN dalam mendukung pendidikan karakter, literasi keuangan, dan kepedulian sosial di lingkungan sekolah dasar.
Harapannya kegiatan ini dapat terus berlanjut sehingga nilai-nilai kebaikan, kenbiasaan, serta kesadaran berbagi melalui zakat terpupuk dan tumbuh kokoh sejak dini, tambah dia.
Festival Bakat Anak Muslim
Tak hanya menyelenggarakan Zakat Fun Day dan Edukasi Tabungan Pintar, mahasiswa KKN UIN Raden Fatah juga menggelar Festival Bakat Anak Muslim di Masjid Istiqomah Desa Pemulutan Barat Palembang, Jum'at (13/2/2026).
Festival Bakat Anak Muslim berupa lomba mewarnai bertema Ekonomi Syariah.
Peserta berasal dari anak-anak dari TK Al Latif dan SDN 01 Pemulutan Barat yang mengikuti lomba mewarnai dengan tema Ekonomi Syariah sebagai sarana belajar sambil bermain dalam memahami nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Dandy mengatakan kegiatan ini merupakan upaya meningkatkan kreativitas serta menanamkan pemahaman dasar ekonomi syariah sejak dini. Melalui lomba mewarnai, para peserta diajak mengenal konsep sederhana ekonomi syariah seperti menabung, berbagi, dan transaksi jujur melalui gambar bernuansa islami sekaligus belajar dalam suasana yang menyenangkan.
Baca Juga:
Pengurus Masjid Istiqomah Edi (50) tokoh masyarakat setempat menyambut baik kegiatan yang dipelopori oleh mahasiswa KKN Rekognisi Kelompok 63 ini. Ia mengatakan kegiatan ini mampu menjadi sarana positif bagi anak-anak dalam mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat dan bernilai keislaman.
“Kegiatan sangat bermanfaat untuk mengembangkan kreativitas anak-anak sekaligus menanamkan nilai-nilai ekonomi syariah sejak dini,” kata dia.
Edi menambahkan bahwa kegiatan ini mendapatkan antusiasme tinggi dari anak-anak desa yang sangat bersemangat mengikuti kegiatan lomba mewarnai.
“Beberapa hari sebelum kegiatan, anak-anak sudah didata dan Alhamdulillah minat mereka sangat tinggi. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan ke depannya,” ujar dia.(*/Mif)
7 bulan yang lalu