Minggu, 30 November 2025 14:03 WIB
Penulis:Susilawati

JAKARTA – Ular adalah hewan menakutkan dan mencekam. Bahkan, menurut ilmu pengetahuan, rasa takut terhadap ular atau yang disebut ophidiophobia termasuk salah satu fobia yang paling umum dialami manusia.
Meskipun banyak orang merasa aman karena tinggal di daerah perkotaan, kenyataannya kemunculan ular masih bisa terjadi. Bahkan, terdapat beberapa laporan tentang ular besar yang masuk ke dalam rumah atau muncul dari toilet, tentu saja mengagetkan penghuni rumah.
Terlebih saat musim hujan, sarang ular sering tergenang air sehingga mereka mencari tempat yang lebih kering dan hangat. Rumah, garasi, gudang, serta taman menjadi lokasi yang mudah bagi mereka untuk bersembunyi.
Baca juga:
Jika kamu termasuk takut pada ular atau ingin mencegah mereka masuk ke rumah, berikut beberapa cara agar ular tidak mendekat atau masuk ke dalam rumah dan halaman. Dengan memahami hal ini, kita bisa lebih siap dalam mengantisipasi kedatangan ular.
Berikut beberapa cara mencegah ular masuk saat musim hujan:
Jika kamu punya halaman atau taman, pastikan rumput selalu dipangkas pendek karena hal ini akan mencegah ular mendekati rumah. Ular biasanya menggunakan rumput tinggi untuk bersembunyi dari predator seperti burung besar serta kucing atau anjing liar.
Selain itu, karena ular termasuk hewan berdarah dingin, mereka sering mencari tempat teduh seperti semak-semak untuk beristirahat agar tetap sejuk saat matahari bersinar. Itulah sebabnya rumput yang dibiarkan tumbuh tinggi dapat menjadi tempat persembunyian bagi ular.
Jika kamu melihat ular di sekitar taman, jangan pernah mencoba menghadapi atau mengusirnya sendirian. Menjauhlah secara perlahan tanpa membuat gerakan yang mengagetkan. Perhatikan ke mana arah pergerakan ular tersebut, lalu segera jauhkan anggota keluarga dan hewan peliharaan ke tempat aman sebelum menghubungi ahli professional seperti damkar.
Retakan dan celah kecil di bisa menjadi jalan masuk bagi ular ke dalam rumah. Karena tubuhnya lentur, ular dapat menyusup melalui celah yang sangat sempit tanpa disadari dan sering memanfaatkan bagian tersebut sebagai pintu masuk.
Pastikan untuk segera menutup semua celah atau retakan pada dinding, lantai, atau bagian bangunan yang rusak, terutama yang disebabkan oleh air maupun hama lain yang dapat merusak struktur bangunan.
Jika rumahmu berada di dekat kawasan hutan, risiko kemunculan ular akan lebih tinggi karena mereka memang menyukai lingkungan yang masih alami dan sering menjadikannya tempat bersarang.
Untuk menghindari kemungkinan bertemu ular, sebaiknya pasang pagar atau tembok di sekeliling rumah sebagai perlindungan pertama. Dengan adanya pembatas ini, ular akan lebih sulit mendekati rumah dan membuat sarang di halaman atau area luar rumah.
Membersihkan barang-barang yang menumpuk di sekitar rumah sangat penting untuk mencegah ular bersarang di dekat atau bahkan di dalam rumah.
Tumpukan barang tak terpakai, rumput kering, kayu, serta batu-batu dapat menjadi tempat yang nyaman bagi ular untuk berlindung, baik saat cuaca panas maupun dingin, sehingga membuat mereka betah tinggal di sana. Jadi, jangan biarkan benda-benda tersebut berserakan di halaman atau taman.
Ular tidak menyukai bau menyengat seperti bawang putih, bawang merah, cengkeh, dan jeruk nipis. Menaburkan bubuk bawang putih ATAU menyemprotkan campuran minyak cengkeh dan air di dekat titik masuk dapat mencegah ular mendekat. Penolak alami ini aman bagi manusia dan hewan peliharaan sekaligus efektif mengusir ular.
Tulisan ini telah tayang di www.trenasia.id oleh Distika Safara Setianda pada 30 Nov 2025