Senin, 26 Juli 2021 17:36 WIB
Penulis:Nila Ertina

BANDUNG, WongKito.co - Semakin meroketnya kasus COVID-19 di Indonesia dan masih belum meratanya bantuan pemerintah kepada masyarakat menjadikan alasan Keluarga Besar Rakyat Demokratik (KBRD) Jawa Barat membangun solidaritas rakyat dengan bergotong royong membantu warga yang terdampak ekonomi karena pandemi dan menjalani isolasi mandiri akibat terpapar virus Corona.
Juru Bicara KBRD Jawa Barat Sudiarto mengungkapkan di tengah situasi gelombang kedua pandemi COVID-19 dan perpanjangan PPKM level 3-4, semakin banyak masyarakat yang terdampak.
“Aksi sosial ini merupakan upaya menyapa sesama warga di tengah pandemi, lebih-lebih dengan adanya PPKM Darurat membuat sebagian masyarakat kesulitan bekerja untuk menghidupi rumah tangganya,” ungkapnya, dalam siaran pers yang diterima, Senin (26/7).
Bantuan yang didapatkan dari penggalangan donasi tersebut dibagikan dengan mendatangi langsung rumah-rumah warga untuk menghindari terjadinya kerumunan. Berdasarkan asesmen dari tim distribusi KBRD Jabar, bantuan difokuskan kepada para penerima agar tepat sasaran.
Di antaranya buruh pabrik di kawasan industri Kota Cimahi yang terpaksa dirumahkan dan aktivis serikat pekerja di Sumedang yang terpapar COVID-19. Bantuan juga menyasar warga yang kesulitan ekonomi di sejumlah titik Kota Bandung, seperti Kopo Permai dan Cipamokolan (Rancasari).
Selain itu, bantuan juga distribusikan ketitik-titik di Kabupaten Bandung, antara lain Katapang, Soreang, Baleendah, Majalaya, hingga Pangalengan.
“Diharapkan bantuan ini dapat meringankan sebagian beban warga menghadapi pandemi,” tutur Sudiarto.
Turut serta dalam aksi sosial tersebut sejumlah pegiat Partai Rakyat Adil Makmur (Prima) Jawa Barat.
“Semangat gotong-royong adalah budaya dan modal sosial bangsa Indonesia yang harus terus dihidupkan,” ujar Ketua DPW Prima Jabar, Iwan Chandra. (*)