Sosialisasi Etika Komunikasi Digital di SD Pemulutan

Selasa, 10 Februari 2026 15:05 WIB

Penulis:Nila Ertina

Editor:Nila Ertina

Suasana  Sosialisasi Etika Komunikasi Digital di SD Pemulutan
Suasana Sosialisasi Etika Komunikasi Digital di SD Pemulutan (Foto WongKito.co/Mahasiswa KKN UIN Palembang)

OGANILIR, WongKito.co - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam  Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang Angkatan 84 Kelompok 90 menyosialisasi etika komunikasi digital di Sekolah Dasar Negeri 01 Desa Talang Pangeran Ilir, Kecamatan Pemulutan Barat, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Selasa (10/2/2026).

Baca Juga:

Kegiatan tersebut, merupakan upaya meningkatkan kesadaran generasi muda dalam pentingnya etika dasar di era digital terutama dalam bermedia sosial. Siswa dan siswi diberikan pembekalan terkait kegiatan yang relevan dengan kegiatan sehari-hari berupa penggunaan aplikasi obrolan daring dan game online. Diawali sesi materi dan dilanjut denegan
praktik lapangan public speaking dasar hingga game edukasi yang mengasah rasa percaya diri mereka di depan umum. 

Kepala SDN 01 Pemulutan Barat, Riza Pahlevi menyambut baik program yang digagas dan dipelopori oleh mahasiswa KKN Rekognisi kelompok 90 ini. Ia mengatakan kegiatan di luar jam belajar rutin, sangat penting diselenggarakan sebagai upaya menambah wawasan anak-anak.

"Saya dan para guru sangat senang menyambut adik-adik KKN sekalian, memang sering di desa ini ada kegiatan KKN dan setiap ada kegiatan di sekolah maupun di desa memang selalu dilibatkan, ini juga menjadi suatu yang baru untuk dipelajari oleh para siswa dan siswi yang ada disini," kata dia.

Baca Juga:

Lebih lanjut ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga diminati oleh para siswa yang sangat  bersemangat untuk memenuhi ruang kegiatan.

"Siswa-siswi beberapa hari lalu sudah dikoordinasikan dan alhamdulillah banyak yang berminat ingin menjadi peserta, namun agar lebih efektif kita fokuskan pada kelas 5 dan 6 saja," ujarnya.

Diakhir sesi Riza Pahlevi berharap sosialisai ini bisa menambah wawasan para siswa dan menjadi kegiatan yang berkelanjutan untuk kedepannya.(*/Mif)