Stok Minyak Curah di Pasar Tradisional Palembang Cukup, Harga Rp17.000/Liter

Sabtu, 21 Mei 2022 10:19 WIB

Penulis:Nila Ertina

Editor:Nila Ertina

Pedagang sembako menjual minyak curah dengan harga Rp 17 ribu/liter
Pedagang sembako menjual minyak curah dengan harga Rp 17 ribu/liter (WongKito.co/Nila Ertina)

PALEMBANG, WongKito.co - Sejumlah pedagang di pasar tradisional mengakui saat ini stok minyak goreng curah cukup. Sedangkan harga minyak goreng berkisar Rp17.500 per liter.

Iin salah seorang pegawai toko sembako di Pasr 26 Ilir mengatakan kalau persediaan minyak goreng curah kini lumayan.

"Pasokan minyak goreng curah tersedia dengan cukup, bahkan saat kehabisan stok bisa langsung pesan dan disuplai distributor," kata dia, Sabtu (21/5/2022).

Baca Juga:

Dia mengakui memang minyak goreng curah sempat langka, tetapi sejak  beberapa pekan ini distributor mulai menyuplai secara rutin.

Karena itu, saat  mulai kehabisan stok biasanya langsung minta dikirim dan bisa langsung mendapatkan minyak goreng curah, tambah dia.

Begitu juga dengan minyak goreng kemasan standar kata dia kini tersedia dan dijual Rp 23 ribu per liter.

Pasokan minyak goreng kemasan juga stabil, kata dia.

Jokowi Izinkan Kembali Ekspor Minyak Sawit

Polemik pelarangan ekspor minyak sawit baik berupa minyak goreng maupun CPO serta turunan lainnya. Menimbulkan permasalahan yang langsung dirasakan petani sawit di Indonesia.

Baca Juga:

Termasuk di Sumatera Selatan, harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit periode 19 Mei 2022 Rp 591,92/Kg.  Ketentuan harga tersebut berdasarkan keputusan Tim Penetapan TBS Sumsel.

Merosotnya, harga TBS sawit tersebut disinyalir dampak dari kebijakan larangan ekspor oleh Presiden Jokowi. Petani, bahkan kesulitan menjual komoditas sawit karena pabrik pengolahan sawit juga tidak mau membeli mengingat stok melimpah di pabrik.

Kamis (19/5/2022) Presiden Jokowi mengumumkan membukan kembali kran ekspor produk minyak sawit termasuk minyak goreng dan CPO.

Ia menungkapkan sejak kebijakan larangan ekspor minyak goreng pemerintah melakukan langkah ketersediaan minyak goreng. Pasokan minyak goreng terus bertambah di lapangan berdasarkan pantauan di lapangan karena  kebijakan larangan ekspor. Selain itu terjadi penurunan harga minyak goreng rata-rata nasional.

"Berdasarkan kondisi pasokan dan harga minyak goreng saat ini, serta mempertimbangkan adanya 17 juta orang tenaga di industri sawit petani dan pekerja dan tenaga pendukung lainnya maka saya memutuskan ekspor minyak goreng akan dibuka kembali pada Senin 23 Mei 2022 ," kata Jokowi disampaikan melalui kanal youtube resminya.(*/ert)