Sabtu, 04 Juli 2026 19:52 WIB
Penulis:Nila Ertina

PALEMBANG, WongKito.co – United in Diversity Foundation menggelar Youth Dialogue Studio (YDS) Palembang di Universitas Indo Global Mandiri, Sabtu (4/7/2026). Kegiatan ini menjadi ruang dialog bagi mahasiswa, komunitas, organisasi masyarakat sipil, media, akademisi, dan pemerintah untuk memperkuat jejaring serta membangun kesadaran kolektif menuju Youth Action Forum 6.0.
Sebanyak 118 peserta dari 25 komunitas, NGO, media, perguruan tinggi, dan instansi pemerintah di Kota Palembang mengikuti forum yang mengusung tema "The Space We Didn’t Know We Needed".
Ketua International Office UIGM, Rudi Hartono, membuka kegiatan tersebut. Sementara itu, Tim Kewirausahaan dan Infrastruktur Bidang Pengembangan Dispora Kota Palembang, Novi Diansari Pesawik, menekankan pentingnya peran generasi muda dalam pembangunan sosial.
Baca Juga:
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Palembang, Adrianus Amri, mengatakan pemuda yang aktif dan berani mengambil peran sebagai agen perubahan akan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat di masa depan.
“Pemuda yang aktif dan berani mengambil peran sebagai agen perubahan akan mampu membawa dampak sosial yang nyata bagi masyarakat luas,” ujarnya.
Ketua South Sumatra American Alumni Community (SSAAC), Agus Burniat, bersama Partnership and Program Manager UID, Barry Afriando, mengapresiasi tingginya antusiasme peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Mereka menilai YDS Palembang menjadi wadah penting untuk mempertemukan berbagai inisiatif anak muda yang selama ini bergerak secara terpisah, sekaligus membuka peluang kolaborasi lintas sektor.
Melalui forum ini, peserta diajak memahami bahwa dunia kerja tidak hanya berkaitan dengan profesi dan bisnis, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan.
YDS Palembang juga menjadi pintu masuk bagi generasi muda Sumatera Selatan untuk mengikuti Youth Action Forum (YAF) 6.0, forum aksi nasional yang mempertemukan mahasiswa, komunitas, dan profesional muda dari berbagai daerah di Indonesia.
Founder Suaramentari.id sekaligus alumni Hello Sister Bootcamp, Dania, menilai ruang dialog seperti ini sangat dibutuhkan oleh anak muda Palembang.
Menurutnya, forum tersebut memberikan kesempatan bagi peserta untuk belajar langsung dari para pemateri dan memperluas wawasan mengenai gerakan sosial.
Baca Juga:
Hal senada disampaikan Daffa dari komunitas Rotaract yang menyebut kegiatan tersebut membuka peluang jejaring lintas sektor yang dapat melahirkan kolaborasi yang lebih luas dan berdampak.
YDS Palembang merupakan bagian dari rangkaian Youth Dialogue Studio 2026 yang akan digelar di delapan kota, yakni Palembang, Bengkulu, Lampung, Papua Barat, Maluku, Gorontalo, Bali, dan Jakarta.
Melalui program tersebut, United in Diversity Foundation berharap dapat memperkuat ekosistem kepemudaan di berbagai daerah serta mendorong lahirnya gerakan kolektif yang berkelanjutan menuju Youth Action Forum 6.0.(*)