AMSI: AMSINews.id Sebagai Pusat Distribusi Data Kolektif

Tangkapan layar sosialisasi daring AMSINews.id Selasa sore (3/2). (ist/amsi)

JAKARTA, WongKito.co - Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) mengambil langkah proaktif dalam merespons perkembangan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) dengan menjajaki transformasi platform AMSINews.id. Langkah ini disosialisasikan dalam webinar daring bertajuk "Sosialisasi AMSINews.id" yang diikuti oleh lebih dari 60 perwakilan media anggota AMSI dari berbagai wilayah di Indonesia pada Selasa sore (3/2). 

Dalam sambutan pembukanya, Ketua Umum AMSI, Wahyu Dhyatmika menyampaikan bahwa AI Generatif memicu disrupsi ganda bagi media digital: penurunan trafik organik hingga 20–30 persen akibat fitur ringkasan AI, serta eksploitasi konten oleh robot perayap (crawler bots) tanpa kompensasi. 

"Kita tidak boleh lagi defensif, tapi harus proaktif menyiapkan strategi. Kunci utamanya adalah kolektivisme. Kita tidak bisa berjuang sendiri di era AI ini. Kebersamaan seluruh publisher di AMSI menjadi penting agar posisi tawar kita secara hukum dan ekonomi menjadi lebih kuat saat bernegosiasi dengan platform AI," tegas Wahyu Dhyatmika.

Platform AMSINews.id yang awalnya berfungsi sebagai agregator berita, kini dipersiapkan untuk dikembangkan menjadi Data Hub atau saluran distribusi data (Distribution Channel) bagi platform AI. Melalui infrastruktur ini, AMSI bertujuan mengamankan konten anggota sekaligus membuka peluang pendapatan baru melalui lisensi data. 

Ketua Bidang Teknologi dan Informasi AMSI sekaligus CTO Tempo, Heru Tjatur, menjelaskan dalam pemaparan presentasinya bahwa pengembang AI (AI developer) membutuhkan data berkualitas tinggi dan akurat untuk melatih model mereka (training model) guna menghindari "halusinasi" atau ketidakakuratan informasi. 

“Faktanya, infrastruktur media kini dibebani oleh aktivitas bot AI yang meningkat tajam, namun nilai konten kita lepas begitu saja. Lewat AMSINews.id, kita menyiapkan infrastruktur kolektif di mana pengembang AI dapat mengakses data akurat melalui jalur lisensi resmi. Ini adalah upaya agar media mendapatkan kompensasi yang adil atas karya jurnalistiknya,” jelas Heru Tjatur. 

Dalam sesi diskusi dipaparkan sejumlah manfaat penguatan AMSINews.id, baik bagi media anggota maupun bagi AMSI sebagai organisasi. Bagi anggota, penguatan ini membuka peluang monetisasi arsip berita dalam format teks, foto, dan video sebagai dataset AI, memperkuat perlindungan hak cipta melalui pengaturan akses bot yang lebih ketat, serta menyediakan bantuan teknis untuk standarisasi format data. 

Sementara bagi lembaga, AMSINews.id diharapkan dapat memperkuat peran AMSI dalam menegosiasikan hak cipta jurnalistik secara kolektif, serupa dengan konsep Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) di industri musik. 

 

Tangkapan layar sosialisasi AMSINews.id, Selasa sore (3/2). (ist/AMSI)

Saat ini, AMSI tengah menjajaki kolaborasi teknis dengan platform internasional seperti Mozilla Data Collective (MDC) dan SyftBox (OpenMined). Teknologi ini memungkinkan distribusi data yang aman dan transparan tanpa harus menyerahkan kepemilikan data mentah secara penuh. 

Bagi anggota AMSI yang berminat mengikuti inisiatif ini, AMSI membuka ruang komunikasi melalui sekretariat AMSI. Sebagai langkah awal, anggota diharapkan mulai mengenali dan menginventarisasi seluruh aset digital yang dimiliki sejak awal berdiri. Proses inventarisasi data dan arsip digital ini akan memudahkan tim pengembang AMSINews.id dalam membangun struktur data kolektif yang seragam untuk semua dataset yang terkumpul. 

Kegiatan sosialisasi ini merupakan tahap awal penjajakan internal. AMSI akan terus mematangkan mekanisme legal-formal dan teknis sebelum nantinya meminta mandat penuh dari seluruh anggota untuk memulai proses komersialisasi data secara kolektif. (ril)

Editor: Redaksi Wongkito
Bagikan
Redaksi Wongkito

Redaksi Wongkito

Lihat semua artikel

Related Stories