Cek 14 Film Indonesia Tayang di Bioskop Januari 2026

Film Indonesia tayang bioskop Jnauari 2026, Musuh dalam Selimut. (tix.id)

JAKARTA  – Tahun Baru, film baru! Saat kita memasuki tahun 2026, industri film Indonesia siap menghadirkan deretan tayangan menarik untuk mengawali tahun ini. 

Jika resolusi Tahun Barumu adalah menonton lebih banyak film, kamu beruntung!

Bulan Januari 2026 ini memiliki genre beragam, mulai dan horor, kisah keluarga hingga komedi yang siap menghiburmu. 

Selain itu, setidaknya ada sekitar 14 judul film yang siap meramaikan layar lebar. Januari 2026 akan menjadi bulan yang sangat padat.

Baca juga:

Film Indonesia Tayang di Bioskop Januari 2026

Berikut film Indonesia yang tayang di bioskop Januari 2026:

1. Musuh dalam Selimut – 8 Januari 2026

Bagi Gadis (Yasmin Napper), Suzy (Megan Domani) bukan hanya tetangga, tapi juga sahabat sejati, terutama sejak Gadis hamil anak pertamanya. Namun, keakraban itu perlahan menimbulkan hal-hal aneh yang sulit diabaikan. Kebaikan Suzy terasa terlalu sempurna, perhatiannya terlalu berlebihan, dan batas-batas persahabatan mulai mengabur.

Ketika suaminya, Andika (Arbani Yasiz), ikut terlibat dalam kedekatan yang mencurigakan itu, rasa curiga Gadis berubah menjadi ketakutan. Sesuatu yang tampak seperti kasih sayang ternyata menyimpan niat yang jauh lebih kejam daripada sekadar pengkhianatan. Di saat perhatian berubah menjadi ancaman, siapa yang benar-benar bisa dipercaya?

2. Suka Duka Tawa – 8 Januari 2026

Tawa (Rachel Amanda), seorang komika muda, meraih ketenaran dengan mengangkat pengalaman pahit masa kecilnya dan aib ayahnya, Pak Keset (Teuku Rifnu Wikana), seorang pelawak senior yang sempat menelantarkannya sebagai bahan stand-up. Popularitas Tawa melonjak, sementara karier Pak Keset justru merosot.

Saat akhirnya mereka bertemu kembali, Pak Keset bersedia membuka semua aibnya demi mendukung Tawa. Hubungan mereka pun perlahan membaik, dan Tawa mulai mengenal sisi ayahnya yang sebelumnya tak pernah ia tahu.

Di sisi lain, Tawa tidak sendiri. Ia dikelilingi sahabat-sahabatnya, teman-teman seperjuangan yang selalu ada, bahkan ikut menertawakan pahitnya hidup bersama. Dari mereka, Tawa belajar untuk tumbuh, menemukan keberanian, dan mengubah luka menjadi tawa.

3. Malam 3 Yasinan – 8 Januari 2026

Samira (Shaloom Razade) terkejut ketika menerima kabar kematian saudara kembarnya, Sara (Shaloom Razade), yang juga mengejutkan seluruh keluarga besar Djoyodiredjo, keluarga pengusaha gula kaya raya pada tahun 1980-an. Pengusaha gula itu adalah Opa Hendra Djoyodiredjo (Piet Pagau).

Karena tinggal jauh dari rumah keluarga, Samira segera menuju ke kediaman keluarga Djoyodiredjo. Berbeda dengan Sara yang selalu dekat dengan keluarga besar, Samira memilih menjauh karena merasa lelah dengan tuntutan kesempurnaan yang membebani mereka, serta konflik terkait warisan antara para istri Ari (Baim Wong), anak laki-laki tunggal Opa Hendra, yang juga ayah Sara dan Samira.

Di rumah besar dan megah itu, Opa Hendra tinggal bersama putrinya, Lily (Janna Soekasah), dan suaminya, Baskara (Hamish Daud), seorang perwira polisi. Di sana juga ada Lana (Amanda Gratiana) dan Layla (Wulan Guritno), kedua istri Ari. Ari sendiri memiliki tiga anak, Sena (Farhan Rasyid), Sara, dan Samira, yang lahir dari dua istri berbeda, Lana dan Layla, yang tengah berseteru terkait warisan.

Pada malam pertama tahlilan, sebuah teror mengerikan terjadi, yang kemudian mengungkap rahasia-rahasia tersembunyi keluarga Opa Hendra.

4. Uang Passolo – 8 Januari 2026

Biba (Mashita Asapa), seorang guru dengan anggaran terbatas, dan Rizky (Imran Ismail), videografer pernikahan yang sedang terpuruk memiliki impian sederhana, menggelar pesta pernikahan yang hangat dan intim untuk memulai hidup bersama.

Namun, keluarga Biba yang sangat peduli dengan status sosial menolak rencana itu. Demi menjaga gengsi dan mengejar keuntungan finansial, mereka menuntut pesta mewah.

Seiring persiapan, Biba dan Rizky terseret dalam kekacauan dan kekonyolan daftar tamu yang membengkak, tekanan untuk memakai dekorasi dan katering mahal, hingga hiburan berlebihan. Campur tangan keluarga membuat impian pernikahan sederhana mereka nyaris sirna.

Lebih rumit lagi, Biba ingin membangun rumah untuk ibunya yang telah berkorban tanpa pamrih, namun biaya pernikahan yang membengkak memaksa mereka mempertimbangkan menggadaikan tanah keluarga.

Di tengah tekanan finansial dan tuntutan keluarga, cinta mereka menjadi pegangan. Biba dan Rizky berusaha menemukan cara untuk tetap setia pada nilai-nilai mereka, sekaligus menciptakan pernikahan yang bermakna dan mencerminkan cinta mereka.

Perjalanan itu dipenuhi momen mengharukan, kekonyolan lucu, dan komentar sosial, saat mereka menavigasi ekspektasi keluarga, tanggung jawab keuangan, dan makna sejati kebahagiaan.

5. Alas Roban – 15 Januari 2026

Setelah lama hidup dalam keterbatasan di Pekalongan, Sita (Michelle Ziudith), seorang ibu tunggal, akhirnya mendapat pekerjaan di rumah sakit Semarang. Ia berangkat bersama putrinya, Gendis (Fara Shakila), yang memiliki gangguan penglihatan, melalui bus terakhir yang melewati jalur angker Alas Roban.

Di tengah perjalanan, bus mereka mogok. Sejak saat itu, kehidupan Gendis berubah drastis. Ia mulai mendengar suara-suara aneh, menggambar simbol misterius, dan kerasukan setiap malam, seakan ada kekuatan yang ingin menguasai tubuhnya.

Dengan bantuan sepupunya, Tika (Taskya Namya), dan Anto (Rio Dewanto), sopir ambulans yang paham mitos Alas Roban, Sita mengetahui putrinya menjadi sasaran Dewi Raras (Imelda Therinne), yang marah karena janji ritual lama dilupakan.

Untuk menyelamatkan Gendis, Sita harus kembali ke Alas Roban bersama Bu Emah (Dewi Pakis), seorang penjaga spiritual, dan melaksanakan ritual terakhir sebelum malam keramat tiba.

6. Penerbangan Terakhir – 15 Januari 2026

Di balik kokpit dan kabin pesawat, tersimpan skandal paling heboh dalam dunia penerbangan. Kapten Deva Angkasa (Jerome Kurnia), pilot tampan dan karismatik, ternyata seorang predator emosional.

Ia menggunakan love-bombing ke banyak pramugari termasuk Tiara (Nadya Arina) di maskapainya, mengikatnya dengan janji manis, ancaman dan permainan psikologis. Bagaimana rasanya jatuh cinta dan berciuman di ketinggian 30.000 kaki dengan pilot yang menawan namun penuh masalah?

7. Penunggu Rumah: Buto Ijo – 15 Januari 2026

Film Indonesia tayang bioskop Jnauari 2026, Penunggu Rumah: Buto Ijo. (21cineplex)

Penunggu Rumah: Buto Ijo mengadaptasi dongeng Timun Mas menjadi horor modern, menceritakan teror yang menimpa Srini (Celine Evangelista) dan putrinya menjelang ulang tahun keenam sang anak.

Dalam keputusasaan, Srini memanggil Ali (Gandhi Fernando), mantan kekasihnya yang kini membuat konten horror, dan Indra (Adnan Djani), seorang medium yang bisa berkomunikasi dengan makhluk gaib. Namun, ketika sosok raksasa itu muncul, menjadi jelas bahwa Buto Ijo bukan hanya ingin menakut-nakuti, ia datang untuk menagih janji yang pernah Srini buat tapi tak pernah ditepati.

8. Bidadari Surga – 15 Januari 2026

Diproduksi oleh Max Pictures, film komedi romantis ini menampilkan Rey Mbayang dan Dinda Hauw. Cerita berpusat pada Taufan, seorang YouTuber yang sering menuai kontroversi, yang jatuh cinta pada Nadia, putri seorang kiai. Meski berasal dari dunia yang sangat berbeda, Taufan berusaha keras untuk meraih restu dan memenangkan hati Nadia.

9. Esok Tanpa Ibu – 22 Januari 2026

Rama (Ali Fikri) yang memiliki hubungan tak sejalan dengan ayahnya (Ringgo Agus Rahman) dan hanya dekat dengan ibunya (Dian Sastrowardoyo), menghadapi ujian besar ketika sang ibu tiba-tiba koma.

Dalam keputusasaan, Rama menemukan bantuan tak terduga melalui i-BU, sebuah AI ciptaan temannya yang memungkinkan Rama melihat wajah dan suara ibunya, serta menjadi alat untuk merangsang aktivitas otaknya. Bisakah Rama mengatasi kesepian dan membantu penyembuhan ibunya dengan bantuan teknologi AI?

10. Sengkolo Petaka Satu Suro – 22 Januari 2026

Teror di desa semakin mengerikan, apalagi banyak korban dari warga adalah para wanita hamil. Kejadian-kejadian menyeramkan terjadi berturut-turut, membuat penduduk resah dan marah atas situasi yang tak terkendali. Penampakan dan teror semakin intens, terutama menjelang malam Satu Suro.

11. Sebelum Dijemput Nenek – 22 Januari 2026

Hestu (Angga Yunanda) dan Akbar (Dodit Mulyanto) adalah kakak-beradik kembar. Hestu merantau ke kota, sementara Akbar tetap tinggal di desa bersama Nenek. Hubungan Hestu dengan keluarga memburuk hingga ia bersumpah hanya akan kembali jika Nenek meninggal.

Ucapan itu menjadi kenyataan. Nenek wafat pada hari keramat, Sabtu Wage, bulan 6, tanggal 6, pukul 6. Konon, siapa pun yang meninggal pada hari itu akan gentayangan sampai ada yang menemaninya ke alam baka. Sejak itu, arwah Nenek mengejar Hestu dan Akbar untuk dibawa bersamanya.

Teror pun memuncak, memaksa kedua saudara itu mencari cara menghentikannya, termasuk menciptakan kekacauan di desa demi menemukan “pendamping” bagi Nenek di dunia lain. Bisakah mereka selamat dari jeratan arwah Nenek?

12. Kuyank – 29 Januari 2026

Tujuh tahun sebelum gerbang Saranjana terbuka, kisah cinta Rusmiati (Putri Intan Kasela) dan Badri (Rio Dewanto) hancur karena tekanan adat dan ramalan buruk, hingga Rusmiati terpaksa menempuh jalan gelap dengan ajian Kuyang.

Keputusannya menimbulkan teror yang menimpa bayi dan wanita hamil, sementara identitasnya perlahan terungkap. Saat amuk massa siap menelan segalanya, Badri harus memilih antara mempertahankan cinta atau memenuhi tuntutan masyarakat. Bisakah cinta mereka bertahan ketika kegelapan mulai menguasai segalanya?

13. Kafir, Gerbang Sukma – 29 Januari 2026

Delapan tahun setelah kematian tragis Herman (Teddy Syach) akibat santet, Sri (Putri Ayudya) mencoba menata hidupnya kembali bersama putrinya, Dina (Nadya Arina), sementara Andi (Rangga Azof) telah menikahi Rani (Asha Assuncao).

Suatu hari, Sri menerima kabar dari ayahnya bahwa ibunya sedang sakit parah. Kunjungan mereka menjadi awal dari malapetaka, karena rahasia masa lalu Sri yang tersembunyi kini kembali mengancam keluarganya.

14. Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku? – 29 Januari 2026

Sarah (Revalina S. Temat) tampak hidup bahagia bersama suaminya, Satrio (Gunawan Sudrajat), dan putri mereka, Laila (Annisa Kaila).

Namun, semuanya berubah ketika Satrio meminta izin menikah lagi dengan Annisa (Megan Domani), resepsionis muda. Menolak permintaan itu, Sarah memilih bercerai, tetapi harus menghadapi patah hati, gosip, dan hubungan yang semakin renggang dengan Laila.

Dengan tekad untuk bangkit, Sarah memulai usaha kecil membuat dan merancang scarf, didukung sahabat-sahabat setianya. Saat hidupnya mulai membaik, Satrio jatuh sakit parah, memaksa Sarah untuk kembali menampung Satrio dan Annisa di rumahnya.

Sarah kini menghadapi dunia baru yang penuh ketegangan, kecemburuan, dan situasi yang menuntutnya memaafkan luka terdalamnya.

Kehadiran Satrio dan Annisa membuat Sarah belajar memaafkan dan memperbaiki hubungannya dengan orang-orang di sekitarnya, termasuk Laila. Namun, mampukah Sarah melewati ujian ini dengan keteguhan dan doa?

Tulisan ini telah tayang di www.trenasia.id oleh Distika Safara Setianda pada 03 Jan 2026 

Bagikan

Related Stories