Hoax 13 Anak Mendadak Meninggal karena Suntik Vaksin COVID-13

Hoax 13 Anak Mendadak Meninggal karena Suntik Vaksin COVID-13 (ist)

PALEMBANG, WongKito.co - Beredar sebuah video di Twitter dengan narasi “Dulu video ini disensor dan dilarang tampil di media, 13 anak-anak mati mendadak setelah di CVD-19 Vaksin di sebuah sekolah di Afrika Selatan, ini juga salah satu pemicu pabrik CVD-19 Vaksin dsana bangkrut #pandemihoax”

Pengunggah video tersebut, akun dengan nama @_banyoe.

Video unggahan ini menampilkan anak-anak berkulit hitam yang terbaring di atas tempat tidur dengan kondisi yang tidak sadarkan diri.

Terlihat suasana di sekitar anak-anak tersebut cukup riuh dan terdengar pula tangisan dari orang-orang di sekitarnya.

Akun itu menambahkan narasi yang menjelaskan bahwa video tersebut adalah video anak-anak di Afrika yang meninggal akibat Vaksin COVID-19 yang mereka terima di sekolah.

Baca Juga:

Ditambahkan pula bahwa oleh karena kejadian ini, pabrik-pabrik vaksin yang ada di Afrika mengalami kebangkrutan. Dengan mengambil cuplikan gambar dari video tersebut dan melakukan pencarian dengan menggunakan Google Lens, maka penulis diarahkan pada beberapa artikel yang menunjukkan bahwa klaim yang diberikan oleh akun Twitter tersebut mengandung kekeliruan.

Melalui sebuah artikel dari media Piga Firimbi dengan judul, “Is This Video of Schoolchildren Who Died from Poisoning”, video ini ternyata pernah muncul pada tahun 2020 dengan klaim yang menyatakan bahwa video tersebut merupakan video anak-anak di Afrika yang meninggal setelah memakan biskuit pada acara ulang tahun temannya.

Namun ternyata, di dalam artikel tersebut dijelaskan, bahwa video tersebut merupakan video dari anak-anak Sekolah Dasar Kakamega di Kenya yang kehilangan nyawanya pada tanggal 3 Februari 2020 akibat keributan yang memicu penyerbuan di lantai 3 kelas mereka.

Jadi dapat disimpulkan bahwa klaim yang diunggah oleh akun media sosial Twitter tersebut adalah klaim yang tidak benar dengan kategori misleading content atau konten menyesatkan.

Faktanya, video tersebut merupakan video anak-anak di Sekolah Dasar Kakamega di Kenya yang meninggal akibat penyerbuan yang terjadi di sekolahnya.(Cekfakta.com)


Related Stories